Apple Gugat OpenAI, Tuduh Curi Rahasia Dagang untuk Kembangkan Perangkat AI
Hubungan antara Apple dan OpenAI yang sebelumnya sempat bekerja sama kini berubah drastis.
Apple secara resmi menggugat OpenAI dengan tuduhan mencuri rahasia dagang perusahaan untuk membantu mengembangkan perangkat keras AI miliknya.
>>> Kuasa Hukum Roy Suryo Desak Polisi Periksa Dugaan Bunker Uang di Rumah Jokowi
Jika tuduhan ini terbukti benar, kasus ini bisa menjadi salah satu sengketa terbesar di industri AI dalam beberapa tahun terakhir.
Tuduhan Apple terhadap OpenAI
Dalam gugatan yang diajukan ke pengadilan Amerika Serikat, Apple menuduh OpenAI secara sengaja merekrut sejumlah mantan karyawan Apple.
Mereka didorong untuk membawa berbagai informasi rahasia perusahaan.
Informasi tersebut mencakup desain produk, teknologi yang belum diumumkan, proses pengembangan internal, hingga data pemasok yang selama ini dijaga ketat.
Apple menyatakan, "Baru-baru ini, muncul bukti signifikan yang menunjukkan bahwa individu yang bekerja di OpenAI secara tidak sah mengambil informasi rahasia dan bersifat pribadi milik Apple terkait teknologi, proses, dan produk kami yang belum dirilis."
Apple menegaskan bahwa perlindungan terhadap kekayaan intelektual merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan.
Bantahan OpenAI
OpenAI belum memberikan tanggapan panjang terkait gugatan tersebut. Juru bicara OpenAI, Drew Pusateri, mengatakan bahwa perusahaan masih mempelajari dokumen gugatan yang diajukan Apple.
Ia menegaskan bahwa OpenAI tidak memiliki ketertarikan terhadap rahasia dagang milik perusahaan lain. Fokus mereka tetap pada pengembangan teknologi AI yang inovatif.
Peran Mantan Karyawan Apple
Salah satu nama yang cukup banyak disebut dalam gugatan ini adalah Tang Yew Tan, mantan Vice President Apple yang kini menjabat sebagai Head of Hardware di OpenAI.
Apple menuduh Tan membawa informasi mengenai pemasok Apple.
Update Terbaru
Prabowo: Yang Ragu Duduk di Rumah Saja, yang Bilang Suram Silakan Cari Negara Lain
Minggu / 12-07-2026, 20:22 WIB
Minisforum Rilis MS-03, Mini PC Enterprise dengan Intel Core Ultra 9 386H dan Dukungan GPU Diskrit
Minggu / 12-07-2026, 20:22 WIB
YouTuber Ms Rachel Bela Murid TK Berhijab Usai Trump Bagikan Video
Minggu / 12-07-2026, 20:21 WIB
Bianglala Pasar Malam di Deliserdang Rusak, 30 Pengunjung Terjebak
Minggu / 12-07-2026, 20:11 WIB
Korban Tewas Kecelakaan di Indramayu Bertambah Jadi 10 Orang
Minggu / 12-07-2026, 20:11 WIB
Veddriq dan Desak Rita Ungkap Rasa Syukur Usai Raih Emas Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026
Minggu / 12-07-2026, 20:09 WIB
Prabowo Targetkan Pendapatan Petani-Nelayan Naik Rp202 Triliun Lewat Kopdes Merah Putih
Minggu / 12-07-2026, 20:09 WIB
Satu Tentara Angkatan Laut Iran Tewas dalam Serangan AS ke Pelabuhan Jask
Minggu / 12-07-2026, 20:08 WIB
Hasil MotoGP Jerman 2026: Marquez Juara Tanpa Kesulitan
Minggu / 12-07-2026, 20:08 WIB
Jual Sabu, Dua Personel Polres Samosir Ditangkap
Minggu / 12-07-2026, 20:08 WIB
Klasemen MotoGP 2026: Marquez Meroket ke Peringkat Ketiga Usai Juara GP Jerman
Minggu / 12-07-2026, 20:08 WIB
Blue Lock Chapter 354: Recap dan Jadwal Rilis
Minggu / 12-07-2026, 20:08 WIB
Dehidrasi di Malam Hari? Ini Dampaknya pada Ereksi dan Lubrikasi
Minggu / 12-07-2026, 19:57 WIB
Kalah di Piala Dunia, Pemain Kolombia Dapat Ancaman Pembunuhan
Minggu / 12-07-2026, 19:57 WIB







