OpenAI akhirnya buka suara menanggapi gugatan Apple yang menuding pencurian rahasia dagang dan pelanggaran kontrak.

Apple resmi menggugat dua mantan karyawannya, Chang Liu dan Tang Tan, serta OpenAI dan io Products. Tuduhan utama adalah pencurian rahasia dagang dan pelanggaran kontrak.

>>> Profil Jayden Adams, Gelandang Afrika Selatan yang Meninggal di Usia 25 Tahun

Dalam gugatan tersebut, Apple menuduh kedua mantan karyawan mencuri informasi rahasia terkait perangkat keras.

Informasi itu disebut digunakan untuk memajukan proyek perangkat keras konsumen OpenAI yang masih tahap awal.

Apple juga menyebut ada pola pencurian rahasia dagang oleh sejumlah mantan karyawannya yang kini bekerja di OpenAI. Bahkan, Apple menuding perilaku itu "dinormalisasi dan dicontohkan oleh jajaran pimpinan."

Selain akses tanpa izin ke sistem dan berkas rahasia, Apple mengklaim para tergugat mendorong kandidat pelamar kerja membawa purwarupa dan komponen Apple saat wawancara.

Mereka juga dituding membocorkan detail produk yang belum dirilis serta proses manufaktur, dan membantu OpenAI mendekati pemasok Apple menggunakan informasi milik perusahaan.

Menanggapi gugatan tersebut, Direktur Komunikasi Strategis OpenAI, Drew Pusateri, memberikan pernyataan melalui platform X pada Sabtu (11/7).

>>> Netflix Dikabarkan Siapkan Saluran TV Langsung 24/7 untuk Saingi Pluto TV dan Tubi

"OpenAI tidak punya kepentingan terhadap rahasia dagang perusahaan lain," tulis Pusateri.

Ia juga menegaskan perusahaannya tetap fokus membangun teknologi inovatif yang memberdayakan orang-orang di berbagai belahan dunia.

Ini bukan pertama kalinya proyek perangkat keras OpenAI yang digarap bersama mantan desainer Apple, Jony Ive, lewat io Products tersangkut sengketa rahasia dagang.

Sebelumnya, startup perangkat keras iyO menggugat OpenAI dan io Products soal merek dagang tak lama setelah kemitraan OpenAI-Ive diumumkan.

Gugatan iyO kemudian diubah pada Maret 2026 dengan menambahkan tudingan pencurian rahasia dagang. Dalam gugatan yang diperbarui, Tang Tan turut disebut sebagai tergugat.

IyO menuding seorang mantan insinyurnya mengunduh berkas rahasia dan menyerahkannya kepada Tan.

>>> Space Force Resmi Miliki Senjata Elektromagnetik untuk Melumpuhkan Satelit Musuh

OpenAI juga telah membantah tudingan iyO dalam kasus tersebut.