Petenis Jerman Alexander Zverev memastikan tempat di final Wimbledon untuk pertama kalinya dalam kariernya.

Ia mengalahkan wakil tuan rumah Arthur Fery dalam tiga set langsung pada 10 Juli 2026 di London.

>>> Pangeran dan Putri Wales Hadiri Final Wimbledon 2026

Unggulan ketiga dunia itu menang 7-6 (0), 6-2, 6-4 dalam pertandingan yang berlangsung selama 2 jam 14 menit.

Sebelumnya, Zverev belum pernah melaju melewati babak keempat di turnamen ini.

Zverev kini berpeluang meraih gelar Grand Slam kedua beruntun setelah memenangkan Prancis Terbuka. Ia akan menghadapi petenis nomor satu dunia Jannik Sinner pada final 12 Juli.

Perjuangan dan Dukungan Keluarga

"Ini luar biasa.

Grand Slam ini selalu menjadi yang paling sulit bagi saya, dan sekarang saya berada di final Wimbledon," ujar Zverev usai kemenangan semifinal.

Petenis berusia 29 tahun itu mengakui peran tim pendukungnya. "Saya sangat bahagia.

Bangga dengan tim dan semua yang terlibat, dan kami memiliki satu pertandingan lagi pada hari Minggu," katanya.

Zverev memiliki rekor 0-9 melawan Sinner sejak 2024.

>>> Max Holloway Kalahkan Conor McGregor di UFC 329 Usai Cedera Lutut

Jika menang, ia akan menjadi pemain ketujuh di Era Terbuka yang memenangkan Roland Garros dan Wimbledon di tahun yang sama.

Di luar lapangan, Zverev mendapat dukungan dari kekasihnya Sophia Thomalla dan putrinya yang berusia 5 tahun, Mayla.

Namun, neneknya Natalia Fateeva tidak bisa hadir karena melebihi batas visa 90 hari.

Zverev mengatakan kehadiran putrinya di turnamen sudah menjadi hal biasa. "Itu spesial, tapi bukan hal baru.

Dia sudah menghadiri setengah turnamen tahun ini," ujarnya.

Ia menekankan bahwa dukungan keluarga memberikan lingkungan yang stabil dan membantu performanya. "Itu selalu membantu saya," tambahnya.

Kehidupan pribadi Zverev sempat menjadi sorotan setelah tuduhan kekerasan fisik oleh mantan pasangannya Brenda Patea.

Kasus itu berakhir tanpa vonis pada Juni 2024 setelah kedua pihak mencapai kesepakatan di luar pengadilan.

>>> Penyanyi Legendaris India S Janaki Meninggal di Usia 88 Tahun

Pengacara Zverev, Katharina Dierlamm, mengatakan kesepakatan itu demi kebaikan anak mereka. Sementara pengacara Patea, Kristin Hartmann, menambahkan bahwa putri mereka sangat menderita sehingga proses pengadilan dihentikan.