Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Spanyol dan Argentina. Namun, di balik partai puncak tersebut, ada jejak tim debutan yang layak diapresiasi: Cape Verde.

Cape Verde, yang dijuluki Tubaroes Azuis atau Hiu Biru, telah tersingkir di babak 32 besar setelah kalah tipis 2-3 dari Argentina.

>>> Daftar HP dengan Kamera Terbaik 2026 Versi DXOMARK

Meski kalah, mereka menjadi satu-satunya tim yang paling menyulitkan kedua finalis.

Perjuangan Melawan Argentina

Melawan Argentina, Cape Verde mampu menahan imbang hingga babak tambahan. Dalam waktu normal, mereka sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Lionel Messi, namun membalas melalui Deroy Duarte.

Pada extra time, gawang Cape Verde kembali bobol oleh Lautaro Martinez. Namun, Sidny Lopes Carbal mencetak gol indah untuk menyamakan skor 2-2.

Sayang, nasib berkata lain. Diney Borges melakukan gol bunuh diri yang memastikan langkah Cape Verde terhenti.

>>> Anggota V BPK Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK

Frustrasi Spanyol

Spanyol sudah merasakan kegigihan Cape Verde lebih awal. Pada laga perdana grup, La Furia Roja dipaksa bermain imbang 0-0.

Cape Verde menjadi satu-satunya tim yang mampu menahan imbang Spanyol di turnamen ini. Sebab, Spanyol selalu menang di laga lainnya.

Laju Tak Terkalahkan di Fase Grup

Di Grup H, Cape Verde tidak terkalahkan. Mereka menahan imbang Spanyol (0-0), Uruguay (2-2), dan Arab Saudi (0-0).

>>> Euforia Fans Argentina di Buenos Aires Usai Comeback Dramatis ke Final Piala Dunia 2026

Hasil tersebut membuat Cape Verde finis sebagai runner-up di bawah Spanyol, sekaligus mengubur mimpi Uruguay, salah satu tim juara dunia, yang gagal lolos ke fase gugur.