Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan pentingnya peran Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM dalam membantu pelaku usaha mengatasi berbagai kendala, mulai dari pembiayaan hingga pemasaran.

Helvi mengatakan pemerintah pusat dan daerah terus berkolaborasi memperkuat fungsi PLUT sebagai pusat layanan bagi pelaku UMKM sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

>>> Yen Melemah, Apple Naikkan Harga iPhone di Jepang Hingga 11%

"Pemerintah pusat dan daerah hadir berkolaborasi membangun fasilitas PLUT untuk membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi pengusaha UMKM, khususnya dalam pembiayaan dan pemasaran, sesuai arahan Presiden," ujar Helvi saat meninjau PLUT KUMKM Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (17/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Helvi meninjau berbagai fasilitas PLUT, berdialog dengan konsultan pendamping, serta mendengarkan pengalaman pelaku UMKM yang telah memanfaatkan layanan konsultasi, pelatihan, pendampingan usaha, hingga akses pembiayaan dan pemasaran.

Ia juga mengapresiasi produk-produk unggulan UMKM Kulon Progo, terutama di sektor kerajinan, fesyen, dan kuliner.

Menurutnya, produk-produk tersebut memiliki kualitas yang baik dan harga yang kompetitif sehingga berpotensi menarik minat wisatawan.

Helvi menilai keberadaan Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi peluang besar bagi Kulon Progo untuk mengembangkan perdagangan dan pariwisata.

Karena itu, PLUT diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar dapat memanfaatkan potensi pasar yang semakin luas.

"PLUT berperan penting memastikan pengusaha UMKM mampu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri melalui peningkatan kapasitas produksi serta perluasan akses pasar, termasuk ke kawasan destinasi wisata," katanya.

Menurut Helvi, pemerintah pusat akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi ekonomi lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.