>>> Xiaomi Luncurkan Kamera Keamanan Tenaga Surya dengan Kamera Ganda 3K dan 4G

Ia menambahkan, penguatan ekosistem kewirausahaan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Helvi juga meminta pemerintah daerah menjaga fungsi PLUT sebagai pusat layanan terpadu bagi UMKM.

Sementara kepada para konsultan pendamping, ia berpesan agar memberikan layanan secara profesional sehingga mampu menghadirkan solusi yang tepat bagi pelaku usaha.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri UMKM Faisal Anwar mengatakan PLUT perlu terus dikembangkan menjadi one stop service pendampingan UMKM sekaligus pusat inkubasi bisnis untuk mencetak wirausaha baru, meningkatkan produktivitas usaha, serta memperkuat inovasi dan digitalisasi.

"Optimalisasi PLUT harus dilakukan melalui peningkatan kapasitas pendamping, penguatan jejaring kemitraan, pemanfaatan teknologi informasi, serta penyediaan program yang sesuai dengan kebutuhan UMKM.

PLUT tidak hanya menjadi tempat konsultasi, tetapi juga pusat solusi bagi pengembangan usaha masyarakat," ujar Faisal.

Menurutnya, Kulon Progo memiliki potensi besar di sektor pertanian, industri kreatif, kerajinan, hingga pariwisata.

>>> C-17 Globemaster Mendarat di Landasan Pendek Berkat Sistem yang Tak Dimiliki Pesawat Angkut Lain

Melalui PLUT, berbagai potensi tersebut dapat dihubungkan dengan akses pembiayaan, kemitraan usaha, dan peluang pasar sehingga mampu meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah.