Warga Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, berebut bantuan air bersih yang didistribusikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada Selasa (21/7).

Bantuan tersebut disalurkan menyusul kekeringan yang melanda wilayah itu selama empat bulan terakhir.

>>> FIFA Selidiki Kericuhan Pascalaga Final, Pemain Argentina Terancam Sanksi

Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan warga, mayoritas ibu rumah tangga, mengantre sambil membawa galon, ember, dan jeriken untuk menampung air dari mobil tangki pemadam kebakaran.

Seorang warga bernama Putri mengaku terpaksa ikut berebut karena air bersih sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Airnya dikit jadi berebut, nanti air ini bakal digunain buat mandi, cuci baju dan piring," ujar Putri.

>>> Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Emi Martinez Pertimbangkan Pensiun

Warga lainnya, Enung, mengatakan kekeringan di desanya telah berlangsung sekitar empat bulan. Selama itu, warga harus mencari sumber air bersih yang lokasinya cukup jauh dari permukiman.

"Antre air disini sudah satu jam, udah empat bulan kekeringan ini, kalau mau ambil air jauh sekitar tiga kilometer," jelasnya.

Enung berharap pemerintah dapat meningkatkan frekuensi distribusi air bersih selama musim kemarau masih berlangsung agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

>>> 5 Transfer Termahal Liga Inggris usai Morgan Rogers Gabung Chelsea

"Saya mohon bantuannya (distribusi air bersih) karena banyak warga yang kekurangan air," harapnya.