KAI Tutup 144 dari 172 Titik Prioritas Perlintasan, 88% Kecelakaan Akibat Menerobos
PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus mempercepat penataan perlintasan sebidang.
Hingga 14 Juni 2026 pukul 16.00 WIB, sebanyak 144 dari 172 titik prioritas telah ditutup atau mencapai 84%.
>>> Menteri LH Bangun Sekat Kanal di Kuala Kampar untuk Cegah Karhutla
Program ini difokuskan pada perlintasan rawan yang memerlukan penanganan segera. Langkah ini diambil untuk menekan potensi kecelakaan yang masih tinggi.
Kecelakaan Didominasi Pelanggaran Pengguna Jalan
Berdasarkan data KAI hingga 14 Juni 2026, tercatat 128 kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang. Dari jumlah tersebut, 113 kejadian atau 88% dipicu kendaraan menerobos.
Sisanya, 9 kejadian (7%) akibat kendaraan mogok dan 6 kejadian (5%) karena palang pintu terlambat atau belum tertutup.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan 105 korban, terdiri dari 44 meninggal dunia, 27 luka berat, dan 34 luka ringan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, perilaku pengguna jalan sangat menentukan keselamatan. "Kereta api memiliki jalur tetap dan jarak pengereman panjang.
Kendaraan jalan raya wajib berhenti dan memberi prioritas," ujarnya.
Dari 128 kejadian, 74 unit kendaraan terdampak adalah sepeda motor (58%) dan 54 unit lainnya mobil (42%).
Sebanyak 69 kejadian terjadi di perlintasan tanpa pintu dan 59 kejadian di perlintasan berpintu.
Penurunan Korban dan Upaya Pengawasan
KAI mencatat jumlah korban kecelakaan perlintasan pada 2026 turun sekitar 25% dibandingkan 2025. Pada 2025 terdapat 140 korban, sedangkan pada 2026 menjadi 105 korban.
>>> Panselnas Hapus Denda Rp100 Juta bagi Peserta Koperasi Merah Putih
Selain penutupan titik prioritas, KAI juga menjalankan penutupan dan penyempitan perlintasan di berbagai daerah. Realisasinya telah mencapai 201 titik dari 177 program, atau setara 114%.
Update Terbaru
Thomas Tuchel Panggil Trevoh Chalobah ke Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 13:31 WIB
AC Oulu Targetkan Kemenangan Kelima Beruntun Saat Jamu IFK Mariehamn
Kamis / 18-06-2026, 13:30 WIB
Wakil Kepala BPS: Data Sensus Ekonomi 2026 Tidak Terkait Pajak
Kamis / 18-06-2026, 13:30 WIB
Beirut Tolak Usulan Trump agar Suriah Tangani Hizbullah
Kamis / 18-06-2026, 13:30 WIB
Kemdikdasmen: Gerakan 7 KAIH Perkuat Karakter Murid Sekolah Nonformal
Kamis / 18-06-2026, 13:30 WIB
Realisasi PAD Kota Jayapura dari PBB-P2 Capai Rp21,799 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 13:30 WIB
Cristiano Ronaldo Alami Paceklik Gol saat Portugal Ditahan RD Kongo
Kamis / 18-06-2026, 13:30 WIB
Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga BBM Pertamax per 10 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 13:30 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 17.856 per Dollar AS pada 18 Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 13:29 WIB
BTN Integrasikan Layanan Digital dengan Rumah123 untuk Permudah KPR
Kamis / 18-06-2026, 13:28 WIB
Pelindo Setor Kontribusi Rp7,81 Triliun ke Negara Sepanjang 2025
Kamis / 18-06-2026, 13:28 WIB
Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga Pertamax Berdasarkan Mekanisme Pasar
Kamis / 18-06-2026, 13:28 WIB
Kolombia Tekuk Uzbekistan 3-1 di Laga Perdana Grup K Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 13:28 WIB
Pertamina Patra Niaga Evaluasi Harga BBM Non Subsidi Setiap Bulan
Kamis / 18-06-2026, 13:28 WIB






