RupiahCepat Gandeng Bank DBS Indonesia Perkuat Penyaluran Pinjaman
RupiahCepat, platform pinjaman daring sektor multiguna, memperkuat kerja sama penyaluran pinjaman dengan PT Bank DBS Indonesia. Langkah ini diambil untuk memperbesar kapasitas pembiayaan bagi masyarakat.
Perusahaan mencatat total penyaluran pinjaman kumulatif lebih dari Rp40 triliun kepada lebih dari 7 juta pengguna di seluruh Indonesia.
Hal ini disampaikan dalam keterangan resmi pada Senin (8/6/2026).
PT Kredit Utama Fintech Indonesia selaku pengelola RupiahCepat mengumumkan peningkatan kolaborasi ini. Kerja sama tersebut bertujuan memperluas akses pembiayaan digital yang aman dan mudah diakses.
Direktur RupiahCepat Anna Maria Chosani menyatakan bahwa capaian pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan digital. Penguatan kemitraan juga menjadi bagian dari strategi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
"Bank DBS Indonesia merupakan mitra pendanaan strategis bagi RupiahCepat.
Peningkatan kerja sama ini mencerminkan kepercayaan terhadap komitmen kami dalam menjaga kepatuhan, kualitas layanan, dan perlindungan konsumen," ujar Anna Maria Chosani.
Manajemen memastikan akan terus mendorong inovasi teknologi untuk menghadirkan layanan berkualitas tinggi.
Platform ini memanfaatkan teknologi digital seperti electronic know your customer, credit scoring, dan sistem anti-fraud dalam memproses pengajuan dana secara daring.
Head of CBG Ecosystem and Digital Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia Willy Lawy menyatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perbankan mendukung program inklusi keuangan nasional.
"Kami berkomitmen untuk memberdayakan individu dan memperluas akses mereka ke layanan finansial esensial, sehingga secara signifikan meningkatkan kapabilitas pembiayaan RupiahCepat," ujar Willy Lawy.
Dalam operasionalnya, perusahaan bersama mitra pendanaan menerapkan prinsip manajemen risiko, transparansi biaya, dan keamanan informasi sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
Termasuk Peraturan OJK Nomor 40 Tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi.
>>> Iran dan Israel Sepakat Minimalkan Serangan demi Redam Eskalasi
Saat ini, RupiahCepat tercatat memiliki enam mitra pendanaan perbankan resmi, yaitu Bank Neo Commerce, BNI, Bank Ganesha, SeaBank, Superbank, dan Bank DBS Indonesia.
Update Terbaru
Indonesia dan Negara Arab-Muslim Kompak Kutuk Serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa
Jumat / 24-07-2026, 12:49 WIB
KPK Periksa Saksi Terkait Pertemuan Bupati Kuansing dengan Menteri Kehutanan
Jumat / 24-07-2026, 12:49 WIB
74 Tahun Hilang, Bangkai Pesawat Pan Am Ditemukan di Samudra Atlantik
Jumat / 24-07-2026, 12:49 WIB
Indonesia Raih 6 Medali Emas di Kejuaraan Pencak Silat Asia 2026
Jumat / 24-07-2026, 12:43 WIB
Kejagung Bantah Pelimpahan Kasus Febrie Cacat Hukum
Jumat / 24-07-2026, 12:43 WIB
Krakatau Steel Beber Dampak Kebakaran Pabrik CRM, Produksi CRC Full Hard Terganggu
Jumat / 24-07-2026, 12:43 WIB
IHSG Anjlok 1,75 Persen ke 6.204 pada Sesi I Perdagangan
Jumat / 24-07-2026, 12:43 WIB
Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah
Jumat / 24-07-2026, 12:43 WIB
Kejagung Beberkan Alasan Terbitkan Sprindik Baru TPPU Emas 74 Kg dan Rp543 Miliar
Jumat / 24-07-2026, 12:42 WIB
Ruben Onsu Tanggapi Keluhan Sarwendah Soal WA Centang Satu
Jumat / 24-07-2026, 12:42 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 25 - 26 Juli 2026
Jumat / 24-07-2026, 12:41 WIB
Drama Kekerasan Cerminkan Suasana Hati Masyarakat? Pakar Berbeda Pendapat
Jumat / 24-07-2026, 12:41 WIB
ATSI Buka Suara Soal Putusan MK Wajibkan Opsel Hindari Kuota Hangus
Jumat / 24-07-2026, 12:41 WIB







