Indonesia dan Negara Arab-Muslim Kompak Kutuk Serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa
Indonesia dan sejumlah negara Arab serta negara mayoritas Muslim secara bersama-sama mengutuk serbuan Israel ke kompleks Masjid Al Aqsa.
Pernyataan bersama itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono bersama Menlu Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab (UEA).
>>> KPK Periksa Saksi Terkait Pertemuan Bupati Kuansing dengan Menteri Kehutanan
Kutukan tersebut menyasar aksi penyerangan massal ekstremis Israel di bawah pimpinan menteri sayap kanan, pengibaran bendera Israel di halaman masjid, pendirian dua tenda oleh polisi Israel, dan tindakan provokatif lainnya.
"Para menlu menekankan bahwa tindakan provokatif dan tidak dapat diterima ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, resolusi PBB yang relevan, serta status quo historis dan legal di tempat-tempat suci di Yerusalem Timur," demikian pernyataan bersama yang diunggah akun X @Kemlu_RI.
Para menteri juga menyesalkan dan mengutuk keras tindakan penghasutan ilegal dan ekstremis, seruan mobilisasi penyerangan, serta kekerasan oleh para menteri dan kelompok ekstremis Israel.
Mereka memperingatkan bahwa tindakan provokatif semacam itu memicu kebencian dan ekstremisme, serta menghambat upaya perdamaian yang adil dan abadi berdasarkan solusi dua negara.
"Pembatasan akses ke Kota Tua Yerusalem dan tempat-tempat ibadahnya, ditambah dengan pembatasan akses yang diskriminatif dan sewenang-wenang ke tempat-tempat ibadah lain di Kota Tua, merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, dan upaya yang melanggar hukum untuk mengubah status quo historis dan legal," lanjut pernyataan tersebut.
Para menlu menekankan bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas Yerusalem atau situs-situs suci Islam dan Kristen di wilayah tersebut.
Mereka juga mengutuk pelanggaran dan tindakan sistematis Israel sebagai kekuatan pendudukan yang bertujuan mengubah karakter historis, hukum, dan demografis Yerusalem Timur serta merusak kesucian situs-situs suci Islam dan Kristen.
Update Terbaru
Shin Tae-yong Buka Suara soal Hukuman Berat KFA: Ada Banyak Hal yang Tidak Adil
Jumat / 24-07-2026, 14:22 WIB
Cek Desil Bansos 2026: Langkah Mudah via Situs Resmi Kemensos
Jumat / 24-07-2026, 14:22 WIB
Cek Desil Kemensos Juli 2026: Arti Desil 1-10 dan Cara Melihatnya
Jumat / 24-07-2026, 14:22 WIB
Cara Cek Bansos PKH Lansia dengan HP Lewat Situs dan Aplikasi
Jumat / 24-07-2026, 14:22 WIB
Guru Besar UI Kritik Pendirian Universitas Republik Indonesia, Dinilai Langgar UU
Jumat / 24-07-2026, 14:21 WIB
Iran Tolak Proposal Gencatan Senjata Trump, Ada Apa di Balik Keputusan Teheran?
Jumat / 24-07-2026, 14:21 WIB
Eks Bos Kebun Binatang Surabaya Tersangka Korupsi Dana Pakan Hewan Rp10,2 Miliar
Jumat / 24-07-2026, 14:21 WIB
Cara Cek Status Bansos BPNT Juli 2026 di HP dengan NIK KTP
Jumat / 24-07-2026, 14:19 WIB
Lamine Yamal Puncaki Daftar Pemain dengan Valuasi Tertinggi
Jumat / 24-07-2026, 14:19 WIB
Emiten Prajogo Pangestu PTRO Gelontorkan Rp1,19 Triliun Borong Saham SINI
Jumat / 24-07-2026, 14:19 WIB
Trump Dekati Keputusan Serangan Besar ke Iran, Timur Tengah Makin Panas
Jumat / 24-07-2026, 14:17 WIB
PTBA Pasok 7,78 Juta Ton Batu Bara ke PLN pada Semester I 2026
Jumat / 24-07-2026, 14:17 WIB
Purbaya Kaji Sumber Pendanaan Universitas Republik Indonesia, Pakai APBN?
Jumat / 24-07-2026, 14:17 WIB
Qualcomm Dikabarkan Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Lebih Terjangkau
Jumat / 24-07-2026, 14:17 WIB







