Iran dan Israel Sepakat Minimalkan Serangan demi Redam Eskalasi
Iran dan Israel mencapai kesepakatan untuk meminimalisir aksi saling serang setelah eskalasi militer yang mengancam perundingan damai.
Langkah ini diambil pada Senin, 9 Juni 2026, menyusul desakan kuat dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
>>> Harga Kontrak CPO Bursa Malaysia 8 Juni 2026 Menguat Signifikan
Ketegangan bersenjata akhir pekan lalu mendorong harga minyak mentah Brent mendekati US$94 per barel. Penurunan intensitas konflik diharapkan mengamankan kembali jalur pelayaran komersial di kawasan Selat Hormuz.
Desakan Trump dan Respons Para Pemimpin
Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa proses diplomasi untuk mengakhiri perselisihan sudah memasuki fase krusial.
Melalui unggahan di media sosial, ia memperingatkan agar proses yang berjalan tidak dirusak oleh kecerobohan.
"Sedang berlangsung, asalkan tidak terhalang oleh ketidaktahuan atau kebodohan," kata Trump. Dalam wawancara terpisah, ia menegaskan kendali penuh kepemimpinan dalam menentukan arah kebijakan diplomasi dengan Iran.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merespons melalui siaran televisi resmi.
>>> Indeks Wall Street Ditutup Mayoritas Menguat Setelah Redanya Ketegangan Timur Tengah
Israel bersedia menahan diri dari serangan baru, namun tetap bersiap melakukan aksi balasan jika Teheran kembali meluncurkan serangan udara.
"Tindakan yang jauh lebih keras dan menghancurkan daripada sebelumnya akan segera terjadi," kata Netanyahu.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengonfirmasi bahwa komitmen pertahanan militer dan diplomasi Iran tetap berjalan beriringan.
"Negaranya tidak meninggalkan medan tempur maupun meja perundingan," ujar Pezeshkian dalam pernyataan digital.
Meskipun komitmen penurunan serangan telah dinyatakan, situasi di lapangan masih rawan.
>>> Atletico Nacional Gagal Cetak Gol di Babak Pertama Final Liga BetPlay
Militer Israel menegaskan operasi di Lebanon selatan terhadap Hizbullah tetap berlanjut, sementara kelompok Houthi dari Yaman mengumumkan blokade maritim total di Laut Merah terhadap kapal-kapal terkait Israel.
Update Terbaru
Shin Tae-yong Buka Suara soal Hukuman Berat KFA: Ada Banyak Hal yang Tidak Adil
Jumat / 24-07-2026, 14:22 WIB
Cek Desil Bansos 2026: Langkah Mudah via Situs Resmi Kemensos
Jumat / 24-07-2026, 14:22 WIB
Cek Desil Kemensos Juli 2026: Arti Desil 1-10 dan Cara Melihatnya
Jumat / 24-07-2026, 14:22 WIB
Cara Cek Bansos PKH Lansia dengan HP Lewat Situs dan Aplikasi
Jumat / 24-07-2026, 14:22 WIB
Guru Besar UI Kritik Pendirian Universitas Republik Indonesia, Dinilai Langgar UU
Jumat / 24-07-2026, 14:21 WIB
Iran Tolak Proposal Gencatan Senjata Trump, Ada Apa di Balik Keputusan Teheran?
Jumat / 24-07-2026, 14:21 WIB
Eks Bos Kebun Binatang Surabaya Tersangka Korupsi Dana Pakan Hewan Rp10,2 Miliar
Jumat / 24-07-2026, 14:21 WIB
Cara Cek Status Bansos BPNT Juli 2026 di HP dengan NIK KTP
Jumat / 24-07-2026, 14:19 WIB
Lamine Yamal Puncaki Daftar Pemain dengan Valuasi Tertinggi
Jumat / 24-07-2026, 14:19 WIB
Emiten Prajogo Pangestu PTRO Gelontorkan Rp1,19 Triliun Borong Saham SINI
Jumat / 24-07-2026, 14:19 WIB
Trump Dekati Keputusan Serangan Besar ke Iran, Timur Tengah Makin Panas
Jumat / 24-07-2026, 14:17 WIB
PTBA Pasok 7,78 Juta Ton Batu Bara ke PLN pada Semester I 2026
Jumat / 24-07-2026, 14:17 WIB
Purbaya Kaji Sumber Pendanaan Universitas Republik Indonesia, Pakai APBN?
Jumat / 24-07-2026, 14:17 WIB







