Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa aset-aset Iran yang selama ini dibekukan oleh AS akan digunakan untuk mengganti kerugian kapal dan kargo yang diserang Iran di Selat Hormuz.

Pernyataan itu disampaikan Trump melalui akun Truth Social pada Kamis (23/7).

>>> Prabowonomics: Konsep Ekonomi Prabowo Subianto untuk Kemandirian dan Pertumbuhan 8 Persen

"Mulai saat ini, semua kerusakan pada kapal, kargo, atau apa pun yang terkait dengannya, akan diganti dengan uang Iran yang dimiliki dan dikendalikan oleh Amerika Serikat," tulis Trump.

Kebijakan ini akan berlaku "hingga pemberitahuan lebih lanjut". Trump menyebut keputusan ini adil karena serangan dilakukan oleh Iran sendiri.

Awal bulan ini, Iran menyerang sejumlah kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz dengan alasan kapal-kapal tersebut menggunakan rute yang tidak ditetapkan Teheran.

>>> Sopir Alphard Terobos Bundaran HI Pamer KTA saat Mediasi dengan Satpam

Beberapa kapal juga rusak akibat ranjau laut yang ditebar di sepanjang selat tersebut.

Iran memiliki dana beku hampir US$100 miliar (sekitar Rp1.797 triliun) yang disimpan di sejumlah negara seperti Jepang, Irak, China, India, AS, Qatar, dan Uni Eropa.

>>> Daftar Fitur Baru WhatsApp Juli 2026: Registrasi iPad hingga Bagikan Lagu ke Status

Jumlah pasti dana tersebut belum jelas, namun media Iran melaporkan bahwa AS memegang sekitar US$2 miliar (sekitar Rp36 triliun) aset Iran yang dibekukan secara langsung.