Senator AS: Hanya Trump dan Kroninya yang Ingin Perang Iran Berlanjut

Pemimpin Minoritas Senat Amerika Serikat, Chuck Schumer, melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Donald Trump terkait kebijakan pemerintahannya dalam konflik dengan Iran.
Schumer membantah pernyataan Trump yang menyebut masyarakat tidak menentang perang. Menurut Trump, warganya lebih khawatir terhadap kenaikan harga bahan bakar daripada konflik itu sendiri.
>>> Bocoran Pengganti Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian
"Trump, bangunlah.
Tidak ada yang menginginkan perang ini selain kau, kroni-kronimu, serta senator dan anggota kongres yang hanya mengikuti saja.
Rakyat Amerika menentang perang ini," kata Schumer, Jumat (24/7/2026).
Politikus Partai Demokrat itu menilai publik semakin cemas terhadap dampak konflik yang berkepanjangan, terutama keselamatan personel militer yang dikerahkan ke kawasan konflik.
"Mereka menolak melihat pria dan wanita berseragam kita terbunuh dan terluka dalam perang yang tampaknya tidak memiliki arah maupun tujuan," ujarnya.
>>> MK: Sisa Kuota Internet yang Sudah Dibayar adalah Hak Milik Konsumen
Schumer juga menuding pemerintahan Trump tidak transparan mengenai kondisi di lapangan. Ia menyebut Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth berbohong tentang jumlah korban dalam konflik tersebut.
Selain korban jiwa, Schumer menyoroti beban ekonomi yang ditanggung masyarakat akibat konflik. Harga bahan bakar di AS telah melampaui empat dolar per galon.
"Dan mereka jelas tidak ingin membayar harga bensin lebih dari empat dolar per galon," tegasnya.
Pernyataan Schumer menunjukkan semakin tajamnya perbedaan pandangan di internal AS mengenai perang dengan Iran.
Trump berulang kali menegaskan langkah militer diperlukan untuk melindungi kepentingan nasional, sementara kubu oposisi menilai konflik berisiko menyeret AS ke perang panjang tanpa tujuan jelas.
>>> Marvel Tōkon: Fighting Souls Umumkan DLC Phoenix Cyclops dan Opening Movie Animasi Studio Sanzigen
Hingga kini, Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas kritik terbaru dari Schumer.
Update Terbaru
Meta Patenkan Teknologi AI Pendeteksi Mood Lewat Analisis Suara
Jumat / 24-07-2026, 06:08 WIB
EA Sports Resmi Umumkan EA Sports FC 27, Rilis September 2026
Jumat / 24-07-2026, 06:08 WIB
Middlesbrough Resmi Dapatkan Sebastian Berhalter dari Vancouver Whitecaps
Jumat / 24-07-2026, 06:08 WIB
Komentar Scott Dixon soal NASCAR Picu Perdebatan Sengit
Jumat / 24-07-2026, 06:07 WIB
Helldivers 2 dan Warhammer 40K Crossover Akan Diungkap Penuh pada 30 Juli
Jumat / 24-07-2026, 06:04 WIB
Studi Temukan Kanker Menular Langka pada Ikan Lele di Amerika Utara
Jumat / 24-07-2026, 06:04 WIB
Prancis Blokir Tesla Full Self-Driving karena Kecepatan Berlebih
Jumat / 24-07-2026, 06:03 WIB
PlayStation Berisiko Kehilangan Pasar Game Bekas Rp117 Triliun dengan Hentikan Produksi Cakram
Jumat / 24-07-2026, 06:02 WIB
Proyek Mario Kart Wii untuk PC Dikecam Gara-gara AI Vibe Coding
Jumat / 24-07-2026, 06:02 WIB
Anime Gundam Baru Diumumkan di SDCC, Terkait dengan Game yang Akan Datang
Jumat / 24-07-2026, 06:01 WIB
Richard Carapaz Menang Solo di Tahap 18 Tour de France
Jumat / 24-07-2026, 06:01 WIB
Trailer Baru Film Resident Evil Dirilis, Tayang September 2026
Jumat / 24-07-2026, 06:01 WIB
Trump Kaitkan Kesepakatan Nuklir Saudi dengan Normalisasi Israel
Jumat / 24-07-2026, 06:01 WIB
DPR AS Setujui Resolusi Akhiri Perang Iran, Senat Tolak
Jumat / 24-07-2026, 06:00 WIB







