Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan tidak akan campur tangan dalam proses ekstradisi Andrew dan Tristan Tate ke Inggris.

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pada Kamis (23/7/2026) bahwa Trump tidak berencana mengintervensi kasus tersebut.

>>> Indonesia Ajak Perusahaan China Tingkatkan Investasi di Sektor Bernilai Tambah Tinggi

Kakak beradik Tate saat ini menunggu ekstradisi ke Inggris setelah ditangkap di Florida atas tuduhan pemerkosaan, perdagangan seks, dan pornografi.

Leavitt dengan cepat membantah rumor bahwa Trump akan menjadi penyelamat bagi kedua influencer yang kontroversial itu.

Namun, pengacara Tate bersaudara, Joseph McBride, menyatakan bahwa pernyataan Leavitt belum bersifat final.

"Ms. Leavitt hebat, tapi dia bukan Presiden atau Menteri Luar Negeri. Tidak ada ekstradisi tanpa tanda tangan Menteri Luar Negeri.

Sampai tanda tangan itu ada, semua ini hanya komentar," kata McBride kepada TMZ.

>>> Anggota DPR AS Olok-Olok Rencana AI 'Odyssey' Elon Musk

Andrew dan Tristan Tate ditangkap pada Sabtu sore di Miami setelah US Marshals melaksanakan surat perintah ekstradisi Inggris.

Keduanya berulang kali membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepada mereka.

McBride sebelumnya mengatakan bahwa melawan ekstradisi adalah tantangan berat, namun ia akan mengajukan argumen bahwa ada keadaan khusus mengapa kedua bersaudara itu tidak boleh dikirim kembali.

Ia menyebut kliennya bukan risiko pelarian, dengan menunjukkan kepatuhan total mereka terhadap pengadilan selama tiga tahun terakhir.

Menurut McBride, mereka tidak pernah absen dalam sidang baik dalam kasus perdagangan manusia di Rumania maupun kasus pencemaran nama baik di Palm Beach.

>>> Soulja Boy Minta Tes DNA untuk Anak 3 Tahun, Akui Tak Yakin Jadi Ayah

Kesimpulannya, Trump tidak akan datang menyelamatkan mereka.