Pembalap Ekuador Richard Carapaz dari EF Education-EasyPost meraih kemenangan solo pada tahap 18 Tour de France, Kamis 23 Juli 2026.

Ia unggul 45 detik atas Mauro Schmid dari Swiss (Jayco-Alula) dan Matteo Jorgenson (Visma-Lease a Bike) di rute pegunungan sepanjang 185,2 kilometer dari Voiron ke Orcières-Merlette.

>>> Trailer Baru Film Resident Evil Dirilis, Tayang September 2026

Kemenangan ini menjadi yang kesembilan bagi Carapaz di Grand Tour dan mengangkatnya ke posisi sepuluh besar klasemen umum.

Tahap tersebut membuka tiga hari balapan di Pegunungan Alpen Prancis.

Serangan Penentu di Kilometer Akhir

Carapaz melancarkan serangan penentu 3,4 kilometer sebelum puncak setelah upaya awal berhasil dinetralisir. Akselerasinya menjauhkan Valentin Paret-Peintre dari Soudal Quick-Step yang sebelumnya memimpin bersama.

"Saya tidak bisa berhenti memikirkan tahap ini selama Tour; saya yakin ini cocok untuk saya, dan ketika saya merasa memiliki kekuatan pagi ini, saya memutuskan untuk benar-benar mencobanya," ujar Carapaz.

Ia menegaskan target utamanya adalah merebut kemenangan tahap, bukan mengejar poin menengah.

"Saya tahu saya bisa bermain, jadi ketika QuickStep mencoba menjembatani ke pergerakan awal dengan tiga pembalap, saya siap," tambahnya.

Carapaz mengakui kekuatan rekan-rekan breakaway-nya sebelum melancarkan serangan akhir. "Pendakian terakhir tidak bagus untuk saya, sejujurnya, tapi saya punya kekuatan, dan itulah yang penting.

Sejak saat itu, hanya masalah menunggu jarak yang tepat," katanya.

Target Klasemen Gunung

Kemenangan ini membawa Carapaz dalam jarak tujuh poin dari pemegang jersey kuning Tadej Pogacar di klasemen gunung.

"Tidak ada tekanan, tapi saya tahu dua hari ke depan akan lebih sulit untuk sukses, jadi hari ini adalah tahap yang sangat penting bagi kami untuk mencoba meraih kemenangan, dan kami berhasil," ujarnya.