Menteri Keamanan Dalam Negeri (DHS) Markwayne Mullin mengalami ketegangan yang meningkat dengan pejabat Gedung Putih pada Juli 2026, hanya empat bulan setelah menjabat.

Ketegangan dipicu oleh keputusan Mullin yang menghentikan sementara penghentian lalu lintas oleh Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) tanpa otorisasi presiden.

>>> Braves Hadapi Padres di Laga Penentu Seri Kandang

Keputusan itu menyusul penembakan fatal terhadap Joan Sebastian Guerrero di Maine dan Lorenzo Salgado Araujo di Texas oleh petugas ICE saat penghentian kendaraan.

Presiden Donald Trump dengan cepat membalikkan kebijakan tersebut melalui media sosial, secara terbuka melemahkan keputusan menterinya.

Trump menekankan pentingnya taktik penegakan hukum, dengan menyatakan bahwa penghentian lalu lintas adalah alat penting ICE.

Pejabat administrasi mengungkapkan frustrasi karena Mullin gagal berkonsultasi dengan cabang eksekutif sebelum membuat perubahan kebijakan besar.

Seorang pejabat senior anonim mengatakan bahwa setiap sekretaris kabinet tahu harus datang ke Gedung Putih untuk keputusan kebijakan utama.

>>> Whitesky Group Pesan 60 Taksi Terbang Listrik dari China Senilai Rp3,4 Triliun

Mullin kemudian berusaha menyelaraskan sikapnya dengan cabang eksekutif melalui pernyataan publik online setelah mendapat kecaman dari komentator konservatif.

Ketegangan tambahan muncul dari wawancara CNN di mana Mullin secara keliru menyatakan bahwa ratusan ribu imigran Haiti dan Suriah dapat mengajukan status hukum.

Selain itu, pencalonannya atas Lance Schroyer sebagai direktur ICE mendapat tentangan dari pejabat perbatasan karena kekhawatiran tentang pengalaman administratif.

Meskipun ada pengawasan internal, staf komunikasi eksekutif membela operasi departemen yang berkelanjutan dan fokus kepemimpinan.

Juru Bicara Gedung Putih Abigail Jackson mengatakan Mullin bekerja keras untuk menerapkan agenda penegakan imigrasi presiden.

>>> Johnny Depp Kejutkan Comic-Con dengan Penampilan Perdana sebagai Ebenezer Scrooge

Mullin menjabat sebagai kepala DHS pada Maret 2026 setelah pemecatan Menteri sebelumnya Kristi Noem karena reaksi publik atas penembakan penegakan hukum di Minneapolis.