Operator helikopter Indonesia, Whitesky Group, resmi memesan 60 unit pesawat listrik lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL) dari perusahaan China, Volant Aerotech.

Nilai kesepakatan mencapai 1,5 miliar yuan atau sekitar 221 juta dolar AS. Penandatanganan dilakukan di International Advanced Air Mobility Expo 2026 di Shanghai pada Rabu (23/7).

>>> Johnny Depp Kejutkan Comic-Con dengan Penampilan Perdana sebagai Ebenezer Scrooge

Kedua pihak sepakat untuk bersama-sama mendorong pengembangan mobilitas udara perkotaan (UAM) di Indonesia.

Spesifikasi VE25-100

VE25-100 buatan Shanghai ini mampu membawa enam penumpang dengan jarak tempuh 200 hingga 400 kilometer dan kecepatan maksimum 235 kilometer per jam.

Jika kursi penumpang dilepas, pesawat ini dapat memuat dua kontainer kargo udara standar atau satu tandu medis darurat dengan dua tenaga medis pendamping.

Alasan Memilih Teknologi China

CEO dan Pendiri Whitesky Group, Denon Prawiraatmadja, mengatakan perusahaan China memiliki keunggulan kompetitif yang tak tertandingi di pasar global.

"Helikopter adalah teknik mesin, sementara eVTOL atau teknologi ketinggian rendah menyediakan sistem yang lebih digital. China sangat baik dalam menyediakan eVTOL yang terjangkau dan teknologi canggih," ujarnya.

>>> Adrien Broner Digugat Atas Tuduhan Pelecehan Seksual dan Penyerangan

Ia menambahkan, pesawat buatan Eropa dan Amerika Serikat dibanderol lebih tinggi dan cocok untuk pasar mewah kelas atas.

Sebagai negara berkembang besar, Indonesia membutuhkan alat transportasi inklusif yang melayani pasar massal.

Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi tantangan geografis dalam konektivitas infrastruktur transportasi. Ekonomi ketinggian rendah menawarkan solusi baru.

Perekonomian Indonesia sangat bergantung pada tiga sektor inti: sumber daya mineral, pertanian, dan pariwisata.

Ekonomi ketinggian rendah diharapkan menyediakan transportasi yang lebih terjangkau untuk mendukung aktivitas di ketiga sektor tersebut.

>>> BI Terus Angkat Budaya Nusantara Lewat Museum dan Desain Rupiah

Denon menekankan, pengenalan pesawat efisien dari Volant tidak hanya akan meningkatkan efisiensi logistik dan perjalanan penumpang antar pulau dan antar wilayah, tetapi juga berkontribusi pada komitmen Indonesia menuju ekonomi yang lebih hijau.