Universitas Gadjah Mada (UGM) mencatat pencapaian baru dalam pemeringkatan global.

Kampus yang berlokasi di Yogyakarta ini kini menempati peringkat 206 dunia dalam QS World University Rankings (WUR) 2027.

>>> Huawei Daftarkan Paten Ponsel Lipat Tiga Vertikal dengan Mekanisme Huruf S

Peringkat tersebut naik 18 anak tangga dibandingkan posisi tahun lalu di urutan 224. Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.

D. , menyebut capaian ini sebagai hasil kerja keras seluruh civitas akademika.

"Kunci utamanya adalah Social Capital UGM yang luar biasa dalam tridarma," ujar Ova Emilia. Ia menambahkan bahwa pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat menjadi pilar utama peningkatan reputasi.

Pada indikator Academic Reputation, UGM berhasil menembus peringkat 131 dunia. Hal ini mencerminkan penguatan kualitas pengajaran dan kontribusi ilmiah di mata komunitas akademik internasional.

Sisi internasionalisasi juga diperkuat melalui kolaborasi riset dengan mitra luar negeri dan peningkatan jumlah mahasiswa asing.

>>> KPK Periksa Politisi PDIP Riyan Dediano Terkait Kasus DJKA Kemenhub

Reputasi lulusan UGM di mata perusahaan global atau Employer Reputation masuk dalam 100 besar dunia.

UGM menempati peringkat kedua di tingkat nasional dalam prospek kerja. Kampus ini juga dinilai sebagai yang terdepan dalam kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan.

Perbaikan rasio dosen-mahasiswa dan perluasan jejaring riset berdampak langsung pada kesiapan alumni. "Langkah-langkah ini memperkuat kesiapan lulusan menghadapi tantangan dunia kerja," kata Ova Emilia.

Hasil QS WUR 2027 menjadi modal penting bagi UGM untuk menjaring talenta terbaik dan memperluas kemitraan internasional.

>>> OJK Tetapkan Direksi BEI Periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

"Ini menegaskan posisi UGM sebagai universitas terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara," pungkasnya.