Kecerdasan buatan (AI) kerap dianggap sebagai ancaman yang bisa menghilangkan jutaan pekerjaan. Namun, pendiri Amazon, Jeff Bezos, justru memiliki pandangan sebaliknya.

Dalam sebuah konferensi teknologi di Paris, Bezos menyatakan bahwa AI akan membuka lebih banyak peluang kerja baru. Ia menilai kekhawatiran global tentang otomatisasi berlebihan.

>>> Vespa Gelar Festival Akbar Rayakan 80 Tahun di Roma

"Saya tahu ada banyak kekhawatiran bahwa AI akan membuat manusia tidak dibutuhkan. Saya sangat tidak setuju," kata Bezos, dikutip dari BBC, Kamis (18/6/2026).

Menurut Bezos, AI justru akan menciptakan kekurangan tenaga kerja. Teknologi ini, lanjutnya, menjadi alat bantu untuk meningkatkan produktivitas, bukan menggantikan manusia.

>>> KSPSI Desak Pemerintah Lindungi Pekerja Hotel Sultan Saat Eksekusi

Ia mencontohkan proyek AI terbarunya bernama Prometheus. Proyek ini dirancang untuk mempercepat proses manufaktur fisik di sektor yang semakin terotomatisasi.

Bezos meyakini hambatan kemajuan masyarakat selama ini bukan pada minimnya ambisi, melainkan kendala teknis yang kini bisa diatasi oleh AI.

>>> Artotel Luncurkan Mindhavana, Program Healing untuk Lansia Didampingi Psikolog

Profesi baru yang belum terbayangkan pun akan lahir.