IHSG Ambles ke Level 6.154 pada Sesi I Kamis 18 Juni 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam pada perdagangan sesi I Kamis (18/6/2026).
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (IDX), IHSG melemah 65,81 poin atau 1,06% ke posisi 6.154,92.
>>> Prodia Diagnostic Line Alokasikan Dana IPO untuk Pelunasan Utang
Sepanjang sesi pertama, indeks bergerak di zona merah dengan rentang 6.073 hingga 6.197.
Volume perdagangan tercatat mencapai 14,92 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 10,07 triliun dan frekuensi 1.076.289 kali.
Sebanyak 417 saham bergerak turun, 158 saham stagnan, dan 226 saham berhasil menguat.
Indeks LQ45 yang mewakili saham blue chip juga terkoreksi 1,66%.
Sektor Infrastruktur Paling Tertekan
Sektor infrastruktur menjadi beban utama setelah ambrol 2,01% pada penutupan sesi I.
Pelemahan juga terjadi di sektor kesehatan (-1,66%), keuangan (-1,55%), barang konsumsi non-primer (-0,63%), dan perindustrian (-0,55%).
Hanya dua sektor yang bertahan di zona hijau, yaitu barang baku (+0,69%) dan properti (+0,41%).
>>> DPR Usul Motor Listrik Badan Gizi Nasional Dijual karena Mubazir
Di kawasan Asia, pergerakan indeks bervariasi.
Straits Times Singapura menguat 0,21% dan Nikkei Jepang melesat 1,88%, sementara Shanghai China melemah 0,29% dan Hang Seng Hong Kong turun 1,8%.
Meski pasar melemah, beberapa saham mencatatkan kenaikan besar.
Tiga emiten bahkan menyentuh batas auto rejection atas (ARA), yaitu PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) naik 24,78% ke Rp 705, PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) naik 24,59% ke Rp 760, dan PT Mega Perintis Tbk (ZONE) naik 24,57% ke Rp 436.
Top gainers lainnya adalah PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) yang melonjak 29,31% ke Rp 75 dan PT PP Presisi Tbk (PPRE) naik 20% ke Rp 114.
Di sisi lain, saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) menjadi top losers setelah anjlok 14,86% ke Rp 2.980 dan terkena auto rejection bawah (ARB).
>>> Conduct Raih Pendanaan Seri A 60 Juta Dolar AS untuk AI Enterprise
Saham PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) turun 13,6% ke Rp 1.715, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) melemah 13,1% ke Rp 126, PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) turun 10,49% ke Rp 128, dan PT PAM Mineral Tbk (NICL) turun 9,23% ke Rp 590.
Update Terbaru
Google Perbarui Android Switch untuk Migrasi Mudah dari iPhone
Kamis / 18-06-2026, 13:45 WIB
Pemerintah Siapkan Rp14,09 Triliun untuk Tunjangan Guru Non-ASN pada 2027
Kamis / 18-06-2026, 13:45 WIB
Pemerintah Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan di GBK
Kamis / 18-06-2026, 13:44 WIB
Investor Asing Borong Saham Merdeka Gold Resources Rp 945 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 13:44 WIB
Pemerintah Siapkan Rp14 Triliun untuk Tunjangan Guru Non-ASN pada 2027
Kamis / 18-06-2026, 13:44 WIB
Menaker Buka Peluang Tinjau Ulang Aturan Pekerja Alih Daya
Kamis / 18-06-2026, 13:44 WIB
Pemerintah Naikkan Dana BOPTN 2027 Menjadi Rp650 Miliar
Kamis / 18-06-2026, 13:44 WIB
Portugal Ditahan Imbang RD Kongo, Ronaldo Cetak Rekor Tua
Kamis / 18-06-2026, 13:44 WIB
5 Tanda Tubuh dan Pikiran Membutuhkan Istirahat Mental
Kamis / 18-06-2026, 13:40 WIB
Synology Luncurkan DSM 7.4 dengan Fitur AI dan Efisiensi Penyimpanan
Kamis / 18-06-2026, 13:40 WIB
Meksiko Rombak Lini Pertahanan Jelang Hadapi Korea Selatan
Kamis / 18-06-2026, 13:40 WIB
Polda Metro Jaya Periksa Davina Karamoy Terkait Kasus Hanania Travel
Kamis / 18-06-2026, 13:40 WIB
Synology Luncurkan DSM 7.4 dengan Asisten AI dan Fitur Penyimpanan Cerdas
Kamis / 18-06-2026, 13:40 WIB






