Jantung bekerja keras seharian, dan jika kurang tidur, sistem kardiovaskular tidak mendapatkan istirahat yang dibutuhkan.

Denyut jantung dan tekanan darah akan turun pada fase pertama tidur (non-REM), lalu naik-turun pada fase kedua (REM).

Penelitian Oktober 2022 di Journal of the American Heart Association menegaskan bahwa tidur adalah bagian utuh dari kesehatan jantung.

Lebih dari sepertiga orang dewasa kurang tidur (kurang dari 7 jam semalam), yang dikaitkan dengan risiko obesitas, hipertensi, dan diabetes lebih tinggi.

Kurang tidur dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner hingga 48 persen dan stroke sebesar 15 persen. Namun, terlalu banyak tidur juga tidak sehat.

Individu yang tidur lebih dari 9 jam semalam memiliki risiko penyakit kardiovaskular 56 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidur 7 hingga 8 jam.

Idealnya, manusia membutuhkan 7 hingga 8 jam tidur setiap hari.

>>> Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026: Klaim Gems dan Paket Pemain Gratis

"Orang yang memiliki tidur berkualitas dan memulihkan energi akan lebih siap menjalani hari dan menjaga gaya hidup sehat," jelas Dr. Khandelwal.