Bahlil Serahkan Keputusan Kompensasi Listrik Padam Bergilir ke PLN
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyerahkan sepenuhnya keputusan pemberian kompensasi bagi konsumen terdampak pemadaman listrik bergilir kepada PT PLN (Persero).
Pernyataan itu disampaikan Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (22/6/2026). Ia menanggapi keluhan masyarakat terkait gangguan aliran listrik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
>>> Suami Venezuela Fury Ungkap Alasan Sang Istri Menangis Saat Bulan Madu
"Itu tanya di PLN, karena itu urusan PLN ya," ujar Bahlil dikutip dari Detik Finance.
Pemerintah tidak memberikan kepastian regulasi mengenai ganti rugi karena dinilai sebagai tanggung jawab langsung penyedia layanan selaku badan usaha.
YLKI Desak Kompensasi Otomatis
Gelombang pemadaman listrik bergilir memicu kritik dari organisasi perlindungan konsumen. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai pemadaman berkala di sejumlah wilayah sebagai persoalan serius.
>>> Beban Allostatic Pemerintah Inggris: Enam PM Mundur dalam 10 Tahun
Sekretaris Eksekutif YLKI Rio Priambodo menyatakan konsumen tidak boleh terus menanggung kerugian akibat lemahnya sistem.
"PLN sebagai penyedia layanan listrik memiliki kewajiban memastikan pelayanan yang andal sesuai standar mutu," katanya dalam keterangan tertulis.
YLKI mendesak pertanggungjawaban kepada masyarakat terdampak dilakukan secara langsung tanpa beban birokrasi pelaporan. Mekanisme ganti rugi disarankan berjalan otomatis jika durasi dan frekuensi pemadaman melewati ambang batas.
>>> Mantan Kepala Pelayan Kerajaan Ungkap Hubungan Raja Charles dan Pangeran William
"Apabila durasi dan frekuensi pemadaman telah memenuhi ketentuan Tingkat Mutu Pelayanan sebagaimana diatur dalam Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2025, maka hak konsumen atas kompensasi harus diberikan secara transparan dan otomatis, bukan menunggu masyarakat mengajukan keluhan," ujar Rio.
Update Terbaru
Britney Spears Ungkap Alasan Lebih Memberontak di Media Sosial
Senin / 22-06-2026, 21:49 WIB
Bebek di Reflecting Pool Tewas Akibat Serangan Alga
Senin / 22-06-2026, 21:49 WIB
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi dengan Kedatangan MT Gamkonora
Senin / 22-06-2026, 21:47 WIB
ESDM Tegaskan Harga DMO Batu Bara Tetap US$70 per Ton Tahun Ini
Senin / 22-06-2026, 21:47 WIB
Anggarkan Capex Rp48 Miliar, MHKI Genjot Revitalisasi Fasilitas Pengolahan
Senin / 22-06-2026, 21:47 WIB
Baru Dua Pekan Dibuka, 214 Ribu Tiket Diskon PELNI Sudah Terjual
Senin / 22-06-2026, 21:43 WIB
Rayakan 1 Dekade, Four Points by Sheraton Surabaya Hadirkan Promo Spesial
Senin / 22-06-2026, 21:43 WIB
Indonesia dan Jepang Perluas Kerja Sama AI Lewat Next Generation AI Talent Factory
Senin / 22-06-2026, 21:43 WIB
Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur
Senin / 22-06-2026, 21:42 WIB
Keluarga Jadi Penjamin, Jaksa Ungkap Alasan Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan
Senin / 22-06-2026, 21:42 WIB
Menteri Maman Soroti Dampak Nyata Pemadaman Listrik Jawa Terhadap Usaha Kecil
Senin / 22-06-2026, 21:42 WIB
Tak Cuma Faktor Usia, Ini 3 Kebiasaan yang Bikin Payudara Cepat Kendur
Senin / 22-06-2026, 21:42 WIB
Pernikahan Adat Modern ala Selebriti Jadi Inspirasi Anak Muda Surabaya
Senin / 22-06-2026, 21:37 WIB
BACH IPO, Target Dana Rp307 Miliar dari Pasar Modal
Senin / 22-06-2026, 21:37 WIB






