Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM FH UBK) menjadi sorotan setelah beredar dugaan penerimaan uang usai bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Jakarta.

Mahasiswa UBK menuntut klarifikasi dan pertanggungjawaban dari pengurus BEM. Proses interogasi dan konfrontasi bahkan disiarkan langsung di TikTok.

in1

>>> Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Layak Ditahan

Dalam forum klarifikasi, Ketua BEM FH UBK Abdi Maludin mengakui kesalahan dan meminta maaf. Ia didampingi 15 delegasi mahasiswa saat audiensi dengan Wapres.

Sejumlah pengurus mengaku menerima dana antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per orang. Namun, informasi ini masih simpang siur karena diduga diucapkan di bawah tekanan.

>>> 4 Tips Diet Ala Jepang, Perut Tetap Slim Meski Makan Nasi 3x Sehari

Spekulasi Dana Fantastis di Media Sosial

Akun @txtda***en di X mengklaim kelompok mahasiswa itu menerima suap terorganisasi hingga Rp300 juta. Klaim ini memicu kegaduhan dan spekulasi liar di media sosial.

>>> Putih Telur vs Kuning Telur: Mana yang Lebih Kaya Protein?

Hingga kini, kebenaran nominal dana belum dapat dipastikan. Publik menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait.