Sharp Indonesia terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan. Perusahaan mengintegrasikan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam pengembangan produk dan kegiatan operasional.

Presiden Direktur Sharp Indonesia, Shinji Teraoka, menyatakan hampir seluruh lini produk kini mengadopsi teknologi ramah lingkungan.

in1

>>> Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Find X9 Ultra dan Find X9s Bidik Premium

Contohnya, lemari es Sharp menggunakan refrigeran R600 yang dampaknya lebih kecil terhadap lingkungan.

National Sales Senior General Manager Sharp Indonesia, Andry Adi Utomo, menambahkan bahwa mulai 2025 perusahaan akan mengganti secara bertahap seluruh produk ke teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Sharp juga memperluas penggunaan material daur ulang pada mesin cuci, AC, dan kabinet televisi.

Kerja Sama Kelola Sampah Elektronik dengan Pemda DKI

Selain fokus pada produk, Sharp Indonesia tengah mengembangkan solusi pengelolaan sampah elektronik (e-waste). Menurut Andry, sebagian besar limbah elektronik rumah tangga di Indonesia belum dikelola secara terorganisasi.

>>> Turnamen Domino Nasional HGI Digelar di Jakarta, 1.500 Peserta Berebut Hadiah Rp200 Juta

Sharp sedang menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menciptakan sistem pengelolaan limbah elektronik yang lebih bertanggung jawab.

Perusahaan ingin memastikan limbah diproses dengan benar oleh pengelola yang kredibel.

Sharp juga mengadakan kegiatan lari "Run for the Future" untuk menggalang aksi penanaman 600 pohon di kawasan Bogor.

>>> Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Baru Akibat Lonjakan Harga Memori

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya penghijauan yang melibatkan masyarakat.