Proyek pembangkit listrik tenaga angin dan baterai besar di Australia Barat baru saja melewati hambatan lingkungan federal setelah berjanji menjaga bilah turbin tetap tinggi untuk mengurangi risiko terhadap satwa liar yang terancam.

Pembangkit Angin Twin Hills yang direncanakan di dekat Eneabba dinyatakan sebagai "bukan tindakan yang dikendalikan jika dilakukan dengan cara tertentu" berdasarkan undang-undang lingkungan nasional Australia.

in1

>>> Stefan Posch Siap Perkuat Austria Hadapi Argentina di Piala Dunia 2026

Keputusan itu berarti proyek dapat menghindari penilaian federal yang lebih dalam jika mengikuti batasan lingkungan yang ditetapkan, termasuk aturan bahwa tidak ada bilah turbin yang beroperasi boleh turun di bawah sekitar 197 kaki di atas permukaan tanah untuk melindungi Burung Kakaktua Hitam Carnaby.

Proyek Energi Bersih Besar

Twin Hills diusulkan di lahan pertanian sekitar 19 mil timur laut Eneabba dan sekitar 160 mil utara Perth.

Rujukan federal menggambarkan proyek dengan hingga 110 turbin angin, sistem penyimpanan energi baterai yang berlokasi bersama, dan infrastruktur pendukung yang tersebar di properti freehold dan cadangan jalan.

Laporan sebelumnya menggambarkan Twin Hills sebagai proposal angin 930 megawatt, meskipun dokumen federal kini lebih fokus pada jejak fisik, turbin, penyimpanan, dan risiko keanekaragaman hayati.

Lahan tersebut sebagian besar digunakan untuk penggembalaan ternak dan pertanian tanaman pangan. Dokumen federal menyatakan kegiatan itu dapat berlanjut di sebagian besar lokasi selama konstruksi, operasi, dan penonaktifan.

Mengapa Ketinggian Bilah Penting

Kondisi utama untuk satwa liar cukup sederhana: jika turbin beroperasi, tidak ada bagian bilah yang boleh lebih rendah dari 197 kaki di atas tanah, untuk menghindari dan mengurangi bahaya terhadap Burung Kakaktua Hitam Carnaby.