Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas Impor Rp37,5 Miliar

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan berhasil menggagalkan penyelundupan pakaian bekas impor ilegal (balepress) di Jakarta dan Kalimantan Barat.
Total nilai barang yang diamankan diperkirakan mencapai Rp37,5 miliar.
>>> Fariz RM Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta Lagu Di Antara Kata
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menegakkan aturan impor. Tujuannya melindungi industri dalam negeri dan menciptakan iklim usaha yang sehat.
Penindakan dilakukan terhadap 43 kontainer balepress di Pelabuhan Tanjung Priok. Barang tersebut diduga diangkut menggunakan kapal KM Eden Mas dari Pelabuhan Dwikora, Pontianak menuju Tanjung Priok.
Informasi awal kasus ini berasal dari intelijen Bea Cukai terkait dugaan pengiriman pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah akan menelusuri pemilik gudang di Kalimantan Barat serta pihak terkait dengan kepemilikan 43 kontainer di Jakarta.
Penindakan dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni 43 peti kemas di Tanjung Priok dan dua gudang di Kalimantan Barat yang diduga menjadi tempat penimbunan balepress dalam jumlah besar.
Kapal KM Eden Mas tercatat membawa 268 peti kemas, terdiri dari 222 peti kemas kosong dan 46 peti kemas bermuatan dengan dokumen berupa mi instan, general cargo, serta barang pindahan.
Saat kapal sandar di Tanjung Priok pada 15 Juni 2026, tim gabungan Bea Cukai melakukan pemeriksaan dan pemindaian.
Hasil pemindaian menunjukkan 43 dari 46 peti kemas bermuatan memiliki citra yang mengarah pada indikasi balepress.
Update Terbaru
Ancaman PHK Massal di Industri Otomotif, 7.000 Pekerja Terancam
Selasa / 23-06-2026, 19:48 WIB
ESDM Belum Buka Relaksasi RKAB Nikel 2026, Fokus pada Batu Bara
Selasa / 23-06-2026, 19:44 WIB
Soelaeman Soemawinata Ditunjuk Jadi Perwakilan FIABCI untuk PBB di Jenewa
Selasa / 23-06-2026, 19:43 WIB
BEI Kebanjiran IPO, Kaesang hingga Jejak Prajogo Pangestu Warnai Antrean Emiten Baru
Selasa / 23-06-2026, 19:43 WIB
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
Selasa / 23-06-2026, 19:38 WIB
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 untuk 500 Anak sebagai Wujud Komitmen ESG
Selasa / 23-06-2026, 19:38 WIB
Porsche Luncurkan Strategy 2035, Fokus pada Profit Bukan Volume
Selasa / 23-06-2026, 19:35 WIB
Toyota Akui RAV4 Pickup Menarik, Tapi Belum Berkomitmen
Selasa / 23-06-2026, 19:35 WIB
Ekonomi Digital Indonesia Tembus 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Ajak Kolaborasi Nasional
Selasa / 23-06-2026, 19:33 WIB
Pendapatan Samsung dari Chip HBM4 Tembus Rp16 Triliun
Selasa / 23-06-2026, 19:33 WIB
Apple Tingkatkan RCS Messaging antara iPhone dan Android dengan iOS 27
Selasa / 23-06-2026, 19:33 WIB
Retina Buatan Ini Bisa Pulihkan Penglihatan dan Deteksi Cahaya Inframerah
Selasa / 23-06-2026, 19:29 WIB
Ilmuwan Akhirnya Jelaskan Mengapa Kucing Mendengkur, Bukan Sekadar Bahagia
Selasa / 23-06-2026, 19:28 WIB
Gen Z Paling Berani Minta Naik Gaji, Gen X Cenderung Menerima Nasib
Selasa / 23-06-2026, 19:28 WIB






