Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menghadapi gelombang penawaran umum perdana saham (IPO) yang padat.

Setidaknya enam perusahaan dari berbagai sektor sedang dalam proses bookbuilding dan menargetkan pencatatan saham pada awal hingga pertengahan Juli 2026.

in1

>>> Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

Berdasarkan prospektus masing-masing emiten, total dana yang berpotensi dihimpun dari enam IPO tersebut mencapai lebih dari Rp2,14 triliun.

Perhatian pasar tertuju pada PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk yang mencantumkan nama Kaesang Pangarep dan CEO Danantara Indonesia Dony Oskaria sebagai pemegang saham.

Selain itu, PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) juga menarik perhatian karena dikaitkan dengan kepemilikan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) milik Prajogo Pangestu pada induk usahanya.

Kaesang dan Dony Oskaria Masuk Sebelum RANS IPO

Salah satu IPO yang paling menyita perhatian adalah PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk. Perusahaan yang didirikan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini mengungkap sejumlah nama publik dalam struktur pemegang saham menjelang IPO.

Dalam prospektus ringkas yang diterbitkan pada 23 Juni 2026, CEO Danantara Indonesia Dony Oskaria tercatat memiliki 345,25 juta saham atau setara 3,42% kepemilikan sebelum IPO.

Sementara itu, Kaesang Pangarep menguasai 115,25 juta saham atau sekitar 1,14%.

Selain kedua nama tersebut, terdapat Soultan Ariq Rachman dengan kepemilikan 3,43% dan Sutanto Hartono sebesar 1,43%.

>>> Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 untuk 500 Anak sebagai Wujud Komitmen ESG

RANS menawarkan sebanyak-banyaknya 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02% modal setelah IPO dengan kisaran harga Rp135-Rp170 per saham.

Perseroan berpotensi menghimpun dana hingga Rp429,25 miliar dan menargetkan pencatatan saham di BEI pada 10 Juli 2026.