Toyota mengakui bahwa gagasan menghadirkan pikap berbasis RAV4 sangat menggoda. Namun, pabrikan asal Jepang itu belum berkomitmen untuk memproduksinya.

Pernyataan ini disampaikan oleh kepala insinyur RAV4, Yoshinori Futonagane, saat peluncuran RAV4 generasi terbaru di Australia.

in1

>>> Nissan Hidupkan Kembali Van Berusia 17 Tahun dengan Colokan dan Jendela yang Akhirnya Bisa Dibuka

Ia mengatakan pasar untuk pikap monocoque seperti Ford Maverick atau Hyundai Santa Cruz memang menarik.

"Saya akui, Anda benar sekali. Pasar untuk pikap monocoque cukup menarik," ujar Futonagane kepada Drive.

"Tidak ada rencana resmi untuk mengembangkan pikap monocoque. Tapi di lubuk hati kami, kami semua berpikir, bukankah itu akan menyenangkan?"

Desakan dari Dealer AS

Bukan kali ini saja Toyota menunjukkan minat pada pikap berbasis RAV4. Bulan lalu, CEO Toyota Amerika Utara, Tetsuo Ogawa, mengatakan permintaan sudah ada dan menunggu untuk dilayani.

"Untuk truk kompak? Pasti, kami punya permintaan seperti itu," kata Ogawa.

>>> Zacoe Rilis Body Kit Lebar untuk Lamborghini Temerario, Tambah 5,5 Inci

"Pikap berbasis RAV4 adalah peluang bagi kami, dan para dealer sudah menunggu. Mungkin mereka bilang kami butuh hari ini atau besok, tapi itu butuh waktu."

Toyota sebenarnya sudah memiliki pengalaman dengan pikap kecil. Perusahaan baru saja meluncurkan pikap berbasis Corolla Cross untuk pasar Amerika Selatan.

Kini, model berbasis RAV4 diincar untuk bersaing langsung dengan Ford Maverick.

Namun, kesuksesan tidak dijamin.

Hyundai Santa Cruz yang berbasis Tucson tidak pernah menjadi penjualan panas di AS dan kabarnya akan dihentikan lebih awal.

>>> Nissan Hidupkan Kembali Van NV200 dengan Wajah Baru dan Teknologi Hybrid

Meski begitu, reputasi Toyota di Amerika lebih kuat, terutama dalam hal keandalan, sehingga peluang pikap monocoque Toyota lebih besar.