Nissan memutuskan untuk menyegarkan van NV200 yang sudah berusia 17 tahun dengan pembaruan menyeluruh.

Zhengzhou Nissan, perusahaan patungan Nissan di China, memperkenalkan facelift besar yang mencakup desain ulang eksterior dan interior, serta penambahan teknologi plug-in hybrid (PHEV).

in1

>>> Corvette ZR1X Pecahkan Rekor Produksi Pikes Peak, Ford Juara Umum

Teaser resmi telah dirilis, meskipun gambar mata-mata sebelumnya sudah memperlihatkan perubahan signifikan.

Menurut perusahaan, teaser ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan konsumen sebelum peluncuran pasar yang dijadwalkan pada Oktober 2026.

Desain Eksterior dan Interior Baru

Bagian depan NV200 mendapat ubahan paling mencolok dengan lampu utama lebih besar yang membingkai gril berwarna bodi.

Bemper, kap mesin, dan spatbor juga didesain ulang dengan garis lebih tajam.

Meski bagian depan berubah drastis, profil samping masih mempertahankan bentuk khas yang pertama kali diperkenalkan pada 2009.

Gagang pintu kini lebih terintegrasi, jendela samping dapat dibuka, dan velg baru menghiasi sisi kendaraan.

>>> Hyundai Elantra Generasi Baru Kehilangan Desain Origami, Tampil Lebih Ramping

Di bagian belakang, perubahan terbatas pada grafis lampu LED baru, bemper belakang yang direvisi, dan trim horizontal baru di pintu bagasi.

Interior mengalami transformasi lebih radikal dengan peningkatan teknologi yang signifikan. Dasbor memiliki tata letak baru dengan layar infotainment besar yang berdiri bebas dan kluster instrumen digital kecil.

Setir dua palang dengan tombol terintegrasi dan konsol tengah modern melengkapi kabin.

Mesin Plug-In Hybrid dan Rencana Pasar

Perubahan terbesar terletak pada sektor dapur pacu. Mesin 1.6 liter naturally aspirated pada versi sebelumnya digantikan oleh opsi plug-in hybrid yang lebih canggih.

Untuk penggunaan profesional, Nissan juga menyediakan mesin 2.0 liter non-elektrik.

Produksi NV200 yang diperbarui akan dilakukan secara lokal oleh Zhengzhou Nissan.

>>> Cat Hitam Terbaru China Serap 99,9% Cahaya, Setara Vantablack BMW

Meskipun fokus utama adalah pasar China, Nissan tidak menutup kemungkinan mengekspor van ini ke negara lain di masa depan, mengikuti jejak kendaraan penumpang buatan China.