Ancaman PHK Massal di Industri Otomotif, 7.000 Pekerja Terancam
Potensi pemindahan pabrik komponen otomotif asal Jepang ke Vietnam menjadi kekhawatiran baru bagi kalangan buruh.
Langkah ini berisiko memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan pekerja di Jawa Timur.
>>> ESDM Belum Buka Relaksasi RKAB Nikel 2026, Fokus pada Batu Bara
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengungkapkan dua perusahaan komponen otomotif tengah menghadapi ancaman relokasi sebagian produksi ke Vietnam.
Kedua perusahaan berlokasi di Pasuruan dan Mojokerto.
Said Iqbal belum menyebutkan identitas perusahaan secara terbuka karena proses negosiasi antara manajemen dan serikat pekerja masih berlangsung.
"Untuk dua perusahaan saya kasih inisialnya PTJ dan PTS. Kenapa saya belum sebut?
Karena perusahaan itu masih negosiasi dengan serikat pekerjanya. Sudah hampir setahun negosiasi itu," ujarnya dalam konferensi pers usai Rakernas KSPI.
Rencana pemindahan produksi berasal dari keputusan prinsipal di Jepang. Said Iqbal menegaskan hal itu bukan berarti iklim investasi Indonesia tidak menarik.
"Kalau ditanya alasannya pindah, itu karena keputusan prinsipal. Bukan berarti investasi di Indonesia tidak menarik.
Mereka tidak menyatakan tidak menarik. Buktinya mereka tetap ada, hanya sebagian dipindahkan," katanya.
>>> Soelaeman Soemawinata Ditunjuk Jadi Perwakilan FIABCI untuk PBB di Jenewa
Dari sisi ketenagakerjaan, dampak yang ditimbulkan cukup besar. PTJ disebut memiliki sekitar 7.000 pekerja, sementara PTS mempekerjakan lebih dari 4.000 orang.
"Memang kemungkinan baru omong-omong ya. Untuk PTJ disebut sekitar 4.000 pekerja terdampak.
Kalau PTS sekitar 3.000. Tapi saya kira itu masih pembicaraan awal," ujar Said Iqbal.
Upaya Mitigasi dan Negosiasi
Untuk mencegah relokasi, KSPI bersama pemerintah berencana melakukan serangkaian langkah mitigasi. Salah satunya menggelar pertemuan bersama Menteri Perindustrian yang melibatkan manajemen perusahaan dan serikat pekerja.
Said Iqbal juga berencana menggunakan jalur komunikasi dengan serikat buruh di Jepang untuk membantu meyakinkan prinsipal agar tetap mempertahankan aktivitas produksinya di Indonesia.
"Saya akan menggunakan jalur internasional melalui serikat buruh Jepang agar mereka tidak pindah ke Vietnam," kata dia.
Meski demikian, rencana relokasi tersebut belum menjadi keputusan final. Pemindahan produksi baru berpotensi terjadi dalam satu hingga dua tahun mendatang, sehingga masih tersedia ruang untuk negosiasi.
"Pemindahan itu tidak semudah itu. Kemungkinan mereka menyebut satu sampai dua tahun ke depan.
>>> BEI Kebanjiran IPO, Kaesang hingga Jejak Prajogo Pangestu Warnai Antrean Emiten Baru
Berarti kita masih punya waktu untuk bernegosiasi," tutupnya.
Update Terbaru
Nexon Umumkan Descendant Fest 2026 untuk The First Descendant, Undang Pertanyaan Pemain
Selasa / 23-06-2026, 21:09 WIB
Event Tera Raid Terakhir Hisuian Decidueye di Pokémon Scarlet and Violet pada 25 Juni
Selasa / 23-06-2026, 21:09 WIB
Messi Top Skor Piala Dunia 2026, Antonela Roccuzzo Curi Perhatian
Selasa / 23-06-2026, 21:09 WIB
Bos BTN Buka Opsi Buyback Saham, Masuk Dalam Revisi RBB
Selasa / 23-06-2026, 20:48 WIB
PLN IP Kirim Perdana Biomassa Sorgum Dust untuk Co-Firing PLTU Pelabuhan Ratu
Selasa / 23-06-2026, 20:44 WIB
Meriahkan PRJ 2026, JBS Perkasa Hadirkan Promo Pintu Baja FORTRESS dan Interior Premium MEVVAH
Selasa / 23-06-2026, 20:43 WIB
mGanik Nutrition Luncurkan Camilan Rendah Beban Glikemik Atasi Fake Hunger pada Diabetes Tipe 2
Selasa / 23-06-2026, 20:43 WIB
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria: RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
Selasa / 23-06-2026, 20:38 WIB
Declan Rice Sesumbar: Inggris Bisa Kalahkan Siapa Pun di Piala Dunia 2026
Selasa / 23-06-2026, 20:38 WIB
Shin Ye Eun Perkenalkan Konsep AI Home LG untuk Gaya Hidup K-Wellness
Selasa / 23-06-2026, 20:28 WIB
Galaxy S25 Ultra Diskon Besar di Amazon Prime Day 2026 India
Selasa / 23-06-2026, 20:28 WIB
Rahasia Otak yang Tetap Tajam Meski Terkena Alzheimer
Selasa / 23-06-2026, 20:28 WIB
Bisakah Tanaman Benar-benar Mendengar Hujan? Ilmuwan Temukan Hubungan Menakjubkan
Selasa / 23-06-2026, 20:28 WIB
Sinopsis See You at Work Tomorrow: Cinta Bos Dingin ala Seo In-guk dan Park Ji-hyun
Selasa / 23-06-2026, 20:28 WIB






