Menjaga kesehatan mental tidak hanya tentang mengelola emosi sendiri, tetapi juga memilih lingkungan sosial yang sehat.

Tidak semua orang yang menyebalkan harus langsung dijauhi. Namun, ada pola hubungan yang patut diwaspadai jika terus berulang.

in1

>>> Siswi SD Pembunuh Ibu di Medan Dihukum 5 Bulan Perawatan

Relasi yang konsisten dipenuhi hal negatif dapat memengaruhi tingkat stres, kesehatan mental, bahkan kondisi fisik dalam jangka panjang.

7 Tipe Orang yang Perlu Dibatasi Interaksinya

Berikut tujuh tipe orang yang sebaiknya dibatasi interaksinya demi kesehatan mental.

1. Orang yang manipulatif.

Mereka sering terlihat ramah dan perhatian, tetapi perlahan mengarahkan orang lain untuk mengikuti keinginan mereka.

Perilaku ini kerap dikaitkan dengan Dark Triad, yang mencakup narsisme, Machiavellianism, dan psikopati.

2. Orang yang selalu membawa drama.

Setelah berbicara dengan mereka, Anda mungkin merasa lelah karena selalu dikelilingi konflik dan keluhan.

Fenomena ini dikenal sebagai negative social ties, yang menjadi sumber stres berkepanjangan.

3. Orang yang tarik-ulur secara emosional.

Hari ini mereka sangat baik, besok berubah dingin dan menyalahkan.

Hubungan seperti ini disebut ambivalent social ties, yang sulit diprediksi dan memicu tekanan emosional.

4. Orang yang terlalu mengontrol hidup orang lain.

>>> Bek Portugal: Ronaldo Tak Perlu Buktikan Apa pun kepada Siapa pun

Kontrol berbeda dengan saran; kontrol membuat orang kehilangan kebebasan.

Pola ini masuk dalam konsep coercive control, yang melibatkan paksaan, ancaman, dan pengawasan.

5. Orang yang suka merendahkan.

Komentar seperti 'kamu enggak bisa' jika berulang dapat mengikis rasa percaya diri.

Perilaku ini berkaitan dengan incivility, tindakan negatif berintensitas rendah yang tetap melukai.

6. Orang yang tidak menghargai batasan.

Mereka menuntut Anda selalu tersedia dan marah saat ditolak.

Hubungan seperti ini menguras energi bahkan sebelum pertemuan terjadi.

7. Orang yang hanya datang saat membutuhkan.

Hubungan terasa satu arah, mereka hadir saat butuh bantuan dan menghilang saat Anda kesulitan.

Membatasi interaksi bukan berarti memutus hubungan sepenuhnya, melainkan mengurangi intensitas komunikasi dan menetapkan batasan.

>>> Savannah Guthrie Menangis Minta Bantuan Temukan Ibunya yang Hilang

Menjaga kesehatan mental berarti memilih lingkungan sosial yang mendukung, bukan yang menguras energi.