Rapper Sexyy Red menggugat seorang satpam setelah tas dan perhiasan senilai $500.000 (sekitar Rp8 miliar) raib dari rumah sewa di Florida.

Peristiwa itu terjadi saat ia mengadakan retret ulang tahun untuk ibunya pada Januari 2025.

in1

>>> Format Baru Piala Dunia 2026: 48 Tim, 104 Laga, Juara Main 8 Kali

Menurut gugatan yang diperoleh TMZ, Sexyy Red menyewa seorang satpam untuk mengamankan lokasi.

Namun, pada 12 Januari, seorang pria bertopeng masuk melalui pintu yang tidak terkunci dan mencuri barang-barang berharga.

Barang curian meliputi kalung, cincin, gelang, jam tangan, dan tas desainer dengan total kerugian tidak kurang dari $500.000.

Polisi yang menyelidiki kasus ini menemukan bahwa pintu rumah tidak dikunci.

Sexyy Red menuding tim keamanan yang dipimpin Carl Thompson sebagai pihak yang bertanggung jawab, karena Thompson disebut sebagai orang terakhir yang meninggalkan lokasi sebelum pencurian terjadi.

>>> Menaker Pantau Potensi PHK di Dua Pabrik Komponen Otomotif

Ia kini menuntut ganti rugi lebih dari $500.000.

Drama hukum ini bermula ketika Carl Thompson lebih dulu menggugat Sexyy Red pada Agustus 2025.

Thompson mengklaim dipekerjakan sebagai satpam pribadi sejak Mei 2023 dengan gaji $180.000 per tahun, dan bekerja hingga Desember 2024.

Ia mengaku telah dibayar $204.000, tetapi seharusnya menerima $285.000, sehingga menuntut sisa pembayaran.

>>> Piala Dunia 2026: Hisense dan Samsung Bersaing di Pasar TV Premium

Sexyy Red membantah tuduhan tersebut dan mengajukan gugatan balik yang menyalahkan Thompson atas pencurian. Kasus ini masih berlangsung.