Gelaran Piala Dunia FIFA 2026 memicu persaingan sengit di pasar televisi premium Amerika Utara. Segmen TV MiniLED diprediksi mengalami lonjakan permintaan signifikan sepanjang Juni hingga Juli 2026.

Laporan Counterpoint Research berjudul Quarterly Global TV Shipments Tracker yang dirilis 12 Juni lalu menyoroti persaingan ketat antara Hisense dan Samsung di segmen ini.

in1

>>> Purbaya: Sumber Dana Investor Patriot Bond Tak Akan Diutak-atik

"TV MiniLED sangat cocok untuk acara olahraga, dengan kecerahan puncak tinggi dan gamut warna luas untuk menampilkan lapangan dan seragam tim dalam kejayaannya," ujar Bob O'Brien, Research Director di Counterpoint Research.

Hisense mencatat dominasi di pasar MiniLED Amerika Utara sepanjang 2025 dengan pangsa pengiriman 32 persen, tipis di atas Samsung yang meraih 31 persen.

Namun, peta persaingan bergeser di kuartal pertama 2026.

Samsung melesat ke posisi teratas dengan pangsa 40 persen, sementara Hisense turun ke 27 persen. Kuartal kedua 2026 menjadi medan pertempuran penentu.

Dua faktor saling bertabrakan, yakni pola historis Hisense yang agresif merilis produk baru di Q2 dan lonjakan permintaan yang dipicu jadwal turnamen.

Strategi Hisense dan Samsung

Counterpoint mengatakan Hisense memasang taruhan paling berani.

Sebagai sponsor resmi Piala Dunia sekaligus pemasok eksklusif layar untuk sistem VAR, Hisense meluncurkan lini RGB Mini LED seri UR9 dan UR8, mulai dari US$1.299,99 (sekitar Rp23,2 juta), bersamaan dengan seri U7.

Langkah ini membuat teknologi yang tahun lalu hanya tersedia pada model halo seharga US$30.000 dengan layar 116 inci, kini hadir di kisaran 55 hingga 100 inci dalam satu siklus produk.

>>> Taylor Swift Tak Undang Blake Lively ke Pernikahan, Diduga Putus Pertemanan