Ketua DPP PDIP Said Abdullah menanggapi santai ambisi PSI yang ingin menjadikan Jawa Tengah sebagai basis kekuatan politik baru.

Ia bahkan menyebut isu perubahan julukan Jawa Tengah dari 'kandang banteng' menjadi 'kandang gajah' sebagai hoaks.

>>> IHSG Berbalik Hijau ke 5.916 Setelah Sempat Sentuh 5.857

“Siapa yang bikin hoaks?” ujar Said Abdullah saat ditemui di Kompleks DPR, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai salah satu basis utama suara PDIP dalam berbagai pemilu.

Wacana 'Kandang Gajah' dari Kaesang

Wacana menjadikan Jawa Tengah sebagai 'kandang gajah' pertama kali disampaikan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam Rakorwil PSI Jawa Tengah di Solo pada Kamis (8/1/2026).

Saat itu, Kaesang mengajak seluruh kader PSI bekerja memperkuat basis partai di Jawa Tengah menjelang Pemilu 2029.

“Jawa Tengah ini kandang gajah. PSI hadir untuk masyarakat Jawa Tengah.

Tolong bantu kami bekerja dan bergerak bersama menuju Pemilu 2029,” kata Kaesang.

Target tersebut kembali ditegaskan Ketua DPW PSI Jawa Tengah Antonius Yogo.

>>> Insta360 X6 Mendekati Peluncuran dengan Sertifikasi FCC

Menurutnya, salah satu strategi utama PSI adalah menggelar safari politik bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di berbagai daerah di Jawa Tengah.

DPW PSI Jawa Tengah mengaku tengah menyiapkan agenda kunjungan Jokowi yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026.

Kehadiran Jokowi dinilai akan memperkuat konsolidasi politik PSI di wilayah tersebut.

“Pertama nanti ditunggu kejutan di Jawa Tengah. Kami segera menunggu jadwal dari Bapak untuk tanggal.

Yang jelas hari ini kami mempersiapkan untuk Bapak turun keliling Jateng. Memastikan Jawa Tengah sebagai kandang gajah,” ujar Yogo.

Ia menambahkan, PSI kini tinggal menunggu kepastian jadwal dari Jokowi agar rangkaian safari politik tersebut dapat segera dilaksanakan.

>>> Pacar Erling Haaland Unggah Pesan Menyentuh Usai Norwegia Singkirkan Brasil

“Mudah-mudahan di pertengahan bulan Juli sudah bisa berjalan,” pungkasnya.