Orang Terkaya Prancis Bernard Arnault Kalah di Pengadilan, Harus Bayar Pajak Rp462 Miliar
Pemerintah Prancis memenangkan sengketa pajak melawan Bernard Arnault, orang terkaya di Prancis sekaligus pemilik LVMH. Pengadilan administratif memerintahkan Arnault membayar tunggakan pajak sebesar €22,5 juta atau sekitar Rp462 miliar.
Sengketa ini bermula pada 2020, ketika otoritas pajak Prancis menagih Arnault atas dana sekitar €50 juta yang diterimanya dari perusahaan induk di Belgia.
>>> Pemerintah Klaim Ekonomi Indonesia Kuat, Krisis 1998 Tak Terulang
Dana tersebut berasal dari pengurangan modal saham perusahaan induk yang memegang saham terkait LVMH.
Arnault sebelumnya memindahkan saham LVMH ke perusahaan induk Belgia sebagai imbalan saham entitas tersebut. Bertahun-tahun kemudian, perusahaan itu mengembalikan sekitar €50 juta kepada Arnault melalui pengurangan modal.
Arnault berpendapat pembayaran itu merupakan pengembalian modal yang tidak kena pajak. Namun, otoritas pajak Prancis menilai sebagian besar dana harus diperlakukan sebagai pendapatan yang dibagikan dan dikenakan pajak.
Putusan terbaru mewajibkan Arnault membayar pajak penghasilan, pungutan sosial, dan pajak kekayaan dengan total sekitar €22,5 juta.
Juru bicara Arnault menyatakan akan mengajukan banding ke Conseil d'État, pengadilan administratif tertinggi di Prancis.
Sengketa ini menandai perubahan setelah Arnault sebelumnya dua kali memenangkan perkara serupa. Putusan terbaru pertama kali diberitakan media Prancis, l'Informé, pada Sabtu.
Arnault dikenal sebagai penentang rencana pajak kekayaan di Prancis.
Ia pernah mengkritik usulan 'pajak Zucman' yang mewajibkan individu dengan kekayaan di atas €100 juta membayar pajak minimum 2% per tahun atas seluruh aset.
>>> Kate Kane Dukung Inggris di Piala Dunia dengan Korset Three Lions
Usulan itu gagal disahkan parlemen.
Arnault dan keluarganya menguasai 50,01% saham LVMH, pemilik merek seperti Louis Vuitton dan Dior.
Berdasarkan Forbes per 6 Juli 2026, kekayaan mereka tercatat US$151,5 miliar, menempati posisi kesembilan orang terkaya dunia.
Juru bicara Arnault menyatakan LVMH merupakan pembayar pajak korporasi terbesar di Prancis.
Pembayaran pajak penghasilan grup mencapai sekitar €5,5 miliar tahun lalu, naik lebih dari €300 juta dibandingkan 2024.
Ini bukan pertama kalinya Arnault tersorot soal pajak.
Pada 2012, ia sempat mengajukan kewarganegaraan Belgia saat pemerintahan Presiden François Hollande berencana menerapkan pajak 75% atas penghasilan di atas €1 juta per tahun.
>>> Pretty In Gold, Selena Gomez Glamor Bergaun Emas di Pernikahan Taylor Swift
Arnault kemudian membatalkan permohonan tersebut.
Update Terbaru
Kemenpora Targetkan Raup Cuan dari Sport Tourism Global Rp9.800 Triliun
Senin / 06-07-2026, 15:44 WIB
Utang RI Hampir Rp10.000 Triliun, Menkeu: Nilai Absolut Tak Pernah Turun
Senin / 06-07-2026, 15:43 WIB
Gas Murah Industri Belum Klop, Selisih Kebutuhan dan Pasokan Capai 160,83 BBTUD
Senin / 06-07-2026, 15:43 WIB
Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Uji Baterai 5.600mAh dan 5.800mAh
Senin / 06-07-2026, 15:43 WIB
Polwan Cantik di Taiwan Diinvestigasi karena Terima 500 Pujian
Senin / 06-07-2026, 15:43 WIB
Usai Indonesia, Giliran Karyawan TikTok Singapura Kena PHK
Senin / 06-07-2026, 15:43 WIB
Innova Zenix Terbakar di Tol Gresik, Diduga Akibat Korsleting Lampu
Senin / 06-07-2026, 15:43 WIB
Reaksi Perdana Cyberpunk: Edgerunners Season 2: 'Sungguh Spesial'
Senin / 06-07-2026, 15:36 WIB
Investigasi Pizza Express Tak Temukan Bukti Kunjungan Pangeran Andrew
Senin / 06-07-2026, 15:36 WIB
Penembakan di Wayne County Tewaskan Empat Orang, Termasuk Polisi
Senin / 06-07-2026, 15:36 WIB
Ratson Shipbuilding: Pilihan Tepat untuk Kapal Landing Craft Tank
Senin / 06-07-2026, 15:36 WIB
Piala Dunia 2026 Catat Kartu Merah Terbanyak dalam Sejarah
Senin / 06-07-2026, 15:35 WIB
TOSTEM Studio Ciputat Resmi Dibuka, Hadirkan Produk Pintu dan Jendela Berstandar Jepang
Senin / 06-07-2026, 15:35 WIB
Jordan Henderson Cedera Usai Rayakan Kemenangan Inggris atas Meksiko
Senin / 06-07-2026, 15:35 WIB







