Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Philippe Diallo, melontarkan kecaman keras kepada legenda Paraguay, Jose Luis Chilavert.

Hal ini menyusul pernyataan Chilavert yang menyebut Timnas Prancis sebagai 'tim dari Afrika' jelang duel babak 16 besar Piala Dunia 2026.

>>> Rektor UGM Diyakini Bakal Jadi Saksi di Sidang Ijazah Jokowi

Menurut Diallo, komentar tersebut telah melewati batas karena mengandung unsur rasisme. Ia menilai pernyataan itu mencederai nilai-nilai sepak bola.

Kontroversi ini muncul hanya beberapa jam sebelum Prancis menghadapi Paraguay pada Minggu (5/7/2026) dini hari WIB.

Polemik tersebut langsung menyedot perhatian publik karena melibatkan dua sosok besar sepak bola dunia.

Kecaman Keras Diallo

Melansir The Guardian, Diallo menilai ucapan Chilavert sama sekali tidak mencerminkan semangat sportivitas.

Ia menegaskan sepak bola seharusnya menjadi ruang yang menghargai keberagaman, bukan justru dipakai untuk melontarkan stereotip.

“Saya mengecam sekeras-kerasnya pernyataan rasis Jose Luis Chilavert terhadap tim nasional Prancis, yang merusak nilai-nilai penghormatan, persaudaraan, dan keberagaman dalam sepak bola,” tulis Diallo melalui media sosial.

Diallo bahkan menyayangkan sosok sebesar Chilavert justru mengeluarkan pernyataan yang dinilai merendahkan. Menurutnya, mantan penjaga gawang legendaris Paraguay itu telah kehilangan kehormatan yang dulu ia bangun selama berkarier.

Pernyataan kontroversial tersebut bermula ketika Chilavert membalas unggahan mantan pemain Prancis, Christophe Dugarry.

Dalam komentarnya, Chilavert menyebut Paraguay akan menghadapi 'tim dari Afrika', merujuk pada banyaknya pemain Prancis yang memiliki garis keturunan Afrika.

>>> Purbaya Akui Program MBG dan Kopdes Merah Putih Masih Banyak Kekurangan

Ucapan itu langsung memicu gelombang kritik di media sosial. Banyak pihak menilai identitas para pemain Prancis tidak bisa dipersoalkan hanya karena latar belakang keluarga mereka.