Purbaya Akui Program MBG dan Kopdes Merah Putih Masih Banyak Kekurangan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara terbuka mengakui sejumlah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto belum berjalan sempurna.
Dua program yang disorot adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Menurut Purbaya, masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelaksanaannya.
>>> Jokowi Siap Buka Ijazah di Persidangan, Tantang Penuduh Buktikan Klaim Palsu
Meski demikian, pemerintah tidak akan menutup-nutupi persoalan tersebut. Evaluasi dan pembenahan akan terus dilakukan agar penggunaan anggaran negara lebih efisien dan tepat sasaran.
"Pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang ada. Yang terpenting adalah setiap kelemahan segera diperbaiki dan pengawasannya diperkuat," kata Purbaya.
Ia menjelaskan, tantangan pada tahap awal merupakan hal yang wajar dalam program berskala besar. Karena itu, pengawasan dan penyempurnaan sistem akan terus diperkuat.
Pemerintah telah mengambil sejumlah langkah perbaikan, mulai dari efisiensi anggaran, penguatan mekanisme pengawasan, hingga peningkatan koordinasi antarinstansi.
>>> Casio Rilis Dua Jam Baby-G Modular dengan Desain Retro Y2K
Reformasi di Kementerian Keuangan
Selain menyoroti MBG dan Kopdes, Purbaya memastikan reformasi di lingkungan Kementerian Keuangan terus dipercepat. Fokusnya pada pemberantasan praktik penyimpangan di sektor perpajakan dan kepabeanan.
Ia menegaskan tidak akan memberi ruang bagi aparatur yang terbukti melakukan pelanggaran. Langkah pembenahan meliputi penguatan sistem pengawasan, rotasi pegawai, dan penindakan terhadap oknum yang menyalahgunakan wewenang.
"Penyelewengan pasti ada risikonya di setiap organisasi. Yang terpenting adalah mengendalikannya, menindak pelakunya, dan terus memperbaiki sistem agar semakin bersih," ucap Purbaya.
Purbaya juga memastikan seluruh kebijakan strategis Presiden Prabowo selalu melalui pembahasan matang dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi, dampak sosial, dan kemampuan fiskal negara.
>>> Sosok Imane Khallad, Istri Kiper Maroko Yassine Bounou yang Jarang Tersorot
Kementerian Keuangan secara rutin menyampaikan analisis risiko fiskal dan konsekuensi anggaran sebagai bahan pertimbangan Presiden sebelum mengambil keputusan.
Update Terbaru
Elephant Parenting: Pola Asuh yang Bikin Anak Lebih Empatik
Senin / 06-07-2026, 08:42 WIB
Jude Bellingham Jadi Andalan Inggris di Piala Dunia, Kenang Sosok Kakek dan Pelatih
Senin / 06-07-2026, 08:38 WIB
Pelatih Belgia Kecewa Balogun Boleh Main: Seperti April Mop
Senin / 06-07-2026, 08:38 WIB
Debut MLB Penuh Duka: Eliezer Alfonzo Jr. Tampil Setelah Keluarga Tewas dalam Gempa Venezuela
Senin / 06-07-2026, 08:36 WIB
Inggris Kembali ke Estadio Azteca untuk Hadapi Meksiko di Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 08:36 WIB
Wayne Rooney Tegaskan Akan Tepati Taruhan Usai Penundaan Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 08:35 WIB
Intip Deret Saham Berpotensi Cuan di Awal Juli
Senin / 06-07-2026, 08:35 WIB
Trump Rayakan Pembatalan Kartu Merah Balogun, Ucapkan Terima Kasih ke FIFA
Senin / 06-07-2026, 08:35 WIB
Neymar Pensiun dari Timnas Brasil usai Disingkirkan Norwegia
Senin / 06-07-2026, 08:35 WIB
7 Tanda Laki-laki Red Flag yang Perlu Diwaspadai, Jangan Abaikan Insting
Senin / 06-07-2026, 08:35 WIB
Keluarga Dokter Icha Penuhi Panggilan BKD DPRD TTU Hari Ini
Senin / 06-07-2026, 08:33 WIB
Ngorok Saat Tidur Bisa Picu Stroke? Ini Penjelasan Dokter Saraf
Senin / 06-07-2026, 08:33 WIB
Cristiano Ronaldo Akui Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Terakhirnya
Senin / 06-07-2026, 08:33 WIB
Dwayne Johnson Konfirmasi Moana 3 Mulai Dibahas
Senin / 06-07-2026, 08:28 WIB







