Keluarga almarhumah Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni, yang akrab disapa Dokter Icha, akan memenuhi panggilan Badan Kehormatan (BK) DPRD Timor Tengah Utara (TTU) pada Senin (6/7) hari ini.

Perwakilan keluarga, Viktor Manbait, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima surat panggilan dari BK DPRD TTU. Pemeriksaan dijadwalkan pukul 10.00 WITA di ruang BK DPRD TTU.

>>> Ngorok Saat Tidur Bisa Picu Stroke? Ini Penjelasan Dokter Saraf

"Atas undangan Badan Kehormatan DPRD TTU, ayah almarhumah dr. Icha akan memberikan keterangan pada hari Senin, 6 Juli 2026, jam 10.00 WITA di ruang Badan Kehormatan DPRD TTU," ujar Viktor melalui pesan tertulis, Minggu (5/7).

Panggilan tersebut berkaitan dengan laporan dugaan pelanggaran kode etik tiga anggota DPRD TTU.

Mereka diduga melakukan intimidasi terhadap Dokter Icha saat bertugas di UGD Rumah Sakit Leona pada 13 Juni 2026.

Viktor menjelaskan, panggilan itu terkait dugaan intimidasi, tekanan verbal, dan tindakan merendahkan tenaga kesehatan yang sedang menjalankan tugas di IGD RS Leona.

Surat panggilan bernomor 003/BK/DPRD tertanggal 4 Juli 2026 itu ditandatangani Ketua DPRD TTU Kristoforus Efi dan Ketua BK Maximus Taek.

Surat tersebut berisi panggilan terhadap Gabriel Pakaenoni, ayah kandung Dokter Icha, untuk memberikan klarifikasi.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa panggilan didasarkan pada pengaduan dan permohonan penindakan atas dugaan intimidasi, tekanan verbal, dan perlakuan merendahkan tenaga kesehatan yang dilaporkan Dokter Icha pada 23 Juni 2026.

>>> Cristiano Ronaldo Akui Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Terakhirnya

Viktor memastikan bahwa Gabriel Pakaenoni akan hadir memenuhi panggilan tersebut untuk diperiksa di ruang BK DPRD TTU.

Sebelumnya, Dokter Icha ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya di Perumahan RSS Baumata, Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, pada Jumat (26/6) sore.

Ia diduga mengalami depresi berat setelah mendapat intimidasi dari tiga anggota DPRD TTU saat menangani pasien gigitan ular di UGD RS Leona.

Tiga anggota DPRD TTU yang diduga melakukan intimidasi adalah Therezius Lazakar (Golkar), Robert Tubani (PKB), dan Veronika Lake (PDIP).

Korban gigitan ular yang selamat disebut masih berkeluarga dengan Therezius Lazakar.

Jenazah Dokter Icha telah dimakamkan pada Senin (29/6) dan dihadiri ribuan pelayat.

>>> Apakah Gunung Anak Krakatau Boleh Dikunjungi? Ini Jawabannya

Kasus dugaan intimidasi juga telah dilaporkan ke Polda NTT, dengan total empat orang terlapor, termasuk seorang ASN dokter hewan bernama Maria Mathildis Sau.