PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) mencatat peningkatan kinerja operasional sepanjang 2025.

Kenaikan produktivitas dan produksi terjadi pada sejumlah komoditas utama, seperti kelapa sawit, tebu, karet, teh, dan kopi.

>>> Wacana Capres Wajib Diusung 3 Parpol, 6 Tokoh Ini Terancam Gagal Maju 2029

Plt Direktur Utama PTPN III, Iswahyudi, menyampaikan capaian produksi lebih tinggi dari RKAP dan target tahun sebelumnya.

Hal itu diungkapkan dalam rapat kerja dengan DPR pada Senin (6/7/2026).

Produksi CPO dan TBS Meningkat

Untuk kelapa sawit, produktivitas crude palm oil (CPO) mencapai 4,80 ton per hektare, meningkat 104,43 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Produksi tandan buah segar (TBS) tercatat 12,26 juta ton atau 103,90 persen secara tahunan.

Sementara itu, produksi CPO mencapai 2,69 juta ton, naik 104,00 persen. Capaian ini menunjukkan penguatan kinerja di sektor sawit.

Pada komoditas tebu, produktivitas mencapai 67,29 ton per hektare atau 103,18 persen dibandingkan 2024.

Produksi tebu yang digiling mencapai 14,29 juta ton, meningkat menjadi 119,36 persen, sedangkan produksi gula mencapai 882,55 ribu ton atau 103,68 persen.

>>> PSI Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', PDIP: Itu Hoaks

Produktivitas karet mencapai 1.077 kilogram per hektare, naik 104,65 persen. Produksi karet tercatat 123,38 ribu ton, atau 98,23 persen dari realisasi tahun 2024.

Untuk teh, produktivitas meningkat menjadi 2.082 kilogram per hektare atau 108,87 persen. Produksi teh mencapai 43.195 ton, atau 95,29 persen dari capaian tahun sebelumnya.

Adapun produktivitas kopi mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni 350,44 kilogram per hektare atau 114,91 persen.

Peningkatan tersebut mendorong produksi kopi menjadi 2,95 ribu ton, atau 118,41 persen secara tahunan.

Seluruh target produksi tahun ini diproyeksikan meningkat dibandingkan realisasi 2025. Untuk CPO ditargetkan mencapai 2,89 juta ton atau meningkat 110,41 persen dari rata-rata historis.

Sementara gula mengalami lonjakan target tertinggi, yaitu mencapai 600.825 ton atau naik 125,7 persen.

>>> IHSG Berbalik Hijau ke 5.916 Setelah Sempat Sentuh 5.857

Karet dan teh kering juga diproyeksikan tumbuh stabil di atas rata-rata historis, masing-masing 144.239 ton dan 49.453 ton.