Indonesia Peringkat Ketiga Dunia Kasus Kusta, Stigma Masih Menghantui

Indonesia masih menjadi negara dengan jumlah kasus kusta tertinggi ketiga di dunia. Setiap tahun, ribuan kasus baru ditemukan, namun penyintas kusta masih harus berjuang melawan stigma dan diskriminasi.
Syamsul Iman, seorang penyintas kusta, mengaku pernah dirundung dan dijauhi lingkungan setelah didiagnosis. Ia bahkan sempat dibawa ke dukun karena dianggap terkena kutukan.
>>> Prediksi Spanyol vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
"Dulu saya sampai dibawa ke dukun, kata tetangga ini penyakit kutukan, padahal setelah dicek saya terkena kusta dan bisa sembuh," kata Syamsul.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia menemukan sekitar 14.000 hingga 16.000 kasus baru kusta setiap tahun.
Namun, angka itu diperkirakan belum mencerminkan kondisi sebenarnya karena banyak kasus belum terdeteksi.
Pemerintah menargetkan penemuan kasus lebih banyak, yakni sekitar 37.000 hingga 40.000 kasus per tahun.
Semakin banyak pasien ditemukan, semakin cepat mereka mendapat pengobatan sehingga penularan dapat dihentikan.
"Yang ditemukan setiap tahun 14.000.
Kita mau naikkan kalau bisa sampai 37.000 sampai 40.000," kata Budi dalam Konferensi Nasional Kusta 2026 di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Pasien kusta yang mulai menjalani pengobatan tidak lagi menularkan penyakit. Anggota keluarga yang tinggal serumah juga akan diberikan terapi pencegahan untuk menekan risiko penularan.
Skrining Kusta Diintegrasikan ke Cek Kesehatan Gratis
Untuk mempercepat penemuan kasus, Kementerian Kesehatan akan mengintegrasikan skrining kusta ke dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
>>> Tito Minta Kepala Daerah Prioritaskan Penanganan Kusta
Masyarakat yang memiliki bercak putih disertai mati rasa akan langsung diperiksa lebih lanjut.
"Ini penyakit yang bisa diobati dan enggak usah diberikan stigma seperti kutukan atau bisa menular ke mana-mana.
Update Terbaru
Kabar Duka: Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
Jumat / 10-07-2026, 16:44 WIB
Persebaya Ucapkan Belasungkawa untuk Andie Peci yang Meninggal Dunia
Jumat / 10-07-2026, 16:44 WIB
Korut Murka Jepang-Korsel Perkuat Kerja Sama Militer, Sebut Mau Cari Mati
Jumat / 10-07-2026, 16:44 WIB
Nicholas Raskin Minta Belgia Main Pragmatis demi Singkirkan Spanyol di Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 16:43 WIB
BTS Gelar Acara 'The City' di New York Sambut Tur Dunia
Jumat / 10-07-2026, 16:43 WIB
VW Group Bakal Hapus Setengah Model Mobilnya pada 2030, Merek Besar Terancam
Jumat / 10-07-2026, 16:42 WIB
Rachmat Gobel Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata
Jumat / 10-07-2026, 16:42 WIB
Gubernur Kalteng Hadiri Panen Raya di Lahan 25 Ribu Hektare
Jumat / 10-07-2026, 16:42 WIB
Booth Transjakarta di PRJ 2026 Permudah Akses Informasi Warga
Jumat / 10-07-2026, 16:42 WIB
Tri Tito: Perlindungan Anak di Era Digital Butuh Peran Semua Pihak
Jumat / 10-07-2026, 16:42 WIB
16 Anime Paling Berpengaruh di Tahun 2020-an, dari Frieren hingga Cyberpunk
Jumat / 10-07-2026, 16:40 WIB
17 Anime Terbaik untuk Ditonton di Crunchyroll pada Juli 2026
Jumat / 10-07-2026, 16:39 WIB
Instruktur Pilot Lompat dari Pesawat, Siswi Mendarat Darurat Sendiri
Jumat / 10-07-2026, 16:39 WIB
Parlemen Korea Panggil Son Heung Min Usai Gagal di Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 16:35 WIB







