Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah memprioritaskan penanganan kusta. Hal ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Tito mengatakan komitmen pemerintah daerah (Pemda) menjadi kunci untuk mempercepat pencegahan, penemuan kasus, pengobatan, hingga menghapus stigma terhadap penyandang kusta.

>>> Foto Live Galaxy Z Flip 8, Fold 8, dan Fold 8 Ultra Beredar di Reddit

Pernyataan tersebut disampaikan Tito dalam Konferensi Nasional Kusta 2026 bertema "Percepatan Eliminasi Kusta: Komitmen Indonesia, Kolaborasi Global" di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (10/7).

Dalam sambutannya, Tito menyebut Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan jumlah temuan kasus baru kusta yang perlu mendapat perhatian serius.

Kondisi ini harus menjadi pengingat bagi seluruh Pemda untuk memperkuat upaya penanganan kusta secara berkelanjutan.

"Saya ingin highlight juga sedikit yang mungkin berusaha untuk menyentuh wake up call untuk kita semua, jadi tidak menganggap acara ini sebagai seremoni biasa," kata Tito dalam keterangan tertulis Kemendagri.

Menurutnya, kualitas SDM merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak akan optimal apabila persoalan kesehatan, termasuk kusta, belum ditangani secara serius.

Tito menegaskan keberhasilan penanganan kusta sangat ditentukan oleh komitmen kepala daerah.

Komitmen tersebut harus tercermin dalam seluruh tahapan pembangunan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program di lapangan.

>>> Samsung Display Siap Luncurkan Panel OLED Desktop dengan Kecerahan 1.400 Nits

"Harus ada dulu political will, mindset untuk serius. Kalau seandainya di tingkat atasnya sudah tidak serius, diserahkan ke bawah [ke] kepala dinas kesehatan, segala macam.

[Hanya akan menjadi] rutinitas, kembali kepada program, business as usual," ujar Tito.