3 Efek Serius Jam Tidur Berantakan yang Tak Boleh Diabaikan
Tidur dengan jadwal yang konsisten sering dianggap sepele, padahal dampaknya sangat serius bagi kesehatan.
Setiap orang dewasa dianjurkan tidur 7-9 jam per malam dengan waktu yang sama setiap hari.
>>> Alasan Aneh AS Serang Iran Lagi, Disebut Tanpa Tunggu Klarifikasi
Jika jadwal tidur berubah-ubah, ritme sirkadian tubuh terganggu. Akibatnya, berbagai fungsi tubuh ikut terdampak, mulai dari kualitas tidur hingga risiko penyakit kronis.
Efek Jam Tidur Berantakan
Berikut tiga efek serius yang perlu diwaspadai akibat jam tidur yang tidak teratur.
1. Kualitas Tidur Buruk
Studi dalam BMC Public Health menemukan bahwa jadwal tidur tidak teratur membuat kualitas tidur memburuk. Waktu tidur keseluruhan pun menjadi lebih singkat.
Kurang tidur yang terakumulasi dapat menyebabkan gangguan kognitif, penurunan kewaspadaan, masalah memori, serta perubahan suasana hati. Dalam jangka panjang, hal ini juga berkontribusi pada berbagai penyakit kronis.
2. Meningkatkan Risiko Stroke
Penelitian dalam Journal of Epidemiology and Community Health menunjukkan bahwa waktu tidur tidak teratur meningkatkan risiko stroke hingga 26 persen.
Risiko ini tetap ada meskipun durasi tidur cukup.
>>> Anomali Harga Mobil Listrik Baru di Jepang Cuma Rp60 Jutaan
Studi yang melibatkan lebih dari 72 ribu orang berusia 40-79 tahun ini menemukan bahwa semakin besar perbedaan waktu tidur setiap hari, semakin tinggi risikonya.
Penulis utama studi Jean-Philippe Chaput menyarankan untuk tidur dan bangun dalam rentang waktu 30 menit dari waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan.
Perbedaan lebih dari satu jam setiap malam atau pagi menandakan pola tidur tidak teratur yang berdampak negatif.
3. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung
Studi dalam Journal of the American College of Cardiology menemukan bahwa orang dewasa dengan jadwal tidur tidak teratur memiliki risiko hampir dua kali lipat terkena penyakit jantung.
Penelitian terhadap hampir 2 ribu orang berusia 45-84 tahun tanpa riwayat penyakit jantung menunjukkan bahwa mereka dengan pola tidur paling tidak teratur memiliki tingkat serangan jantung dan stroke dua kali lebih tinggi dibandingkan yang tidur teratur.
Selain tiga risiko utama di atas, jam tidur berantakan juga berdampak pada daya tahan tubuh dan proses metabolisme.
>>> OJK Dukung Perpanjangan Tenor SAL untuk Ekspansi Kredit
Oleh karena itu, usahakan untuk tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari, serta penuhi kebutuhan tidur 7-9 jam.
Update Terbaru
Khutbah Jumat 10 Juli 2026: Mengakhiri Muharram dengan Taubat, Menyambut Safar Tanpa Mitos
Kamis / 09-07-2026, 10:13 WIB
Jake Bennett Amankan Tempat di Rotasi Red Sox Berkat Penampilan Impresif
Kamis / 09-07-2026, 10:00 WIB
Pemirsa Fox News Kritis pada Kellyanne Conway soal Komentar Kandidat
Kamis / 09-07-2026, 10:00 WIB
Indiana Fever dan Caitlin Clark Bantah Terlibat dalam Desakan Investigasi Kongres ke WNBA
Kamis / 09-07-2026, 09:59 WIB
Justin Baldoni Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Blake Lively
Kamis / 09-07-2026, 09:59 WIB
Kebakaran Hutan Tutup Interstate 90 dan Evakuasi Warga Vantage
Kamis / 09-07-2026, 09:58 WIB
Momen Veda Ega Juara di Sachsenring, Joget Aura Farming
Kamis / 09-07-2026, 09:53 WIB
Scoot Hias Dua Pesawat dengan Tema Spider-Man Sambut Film Baru
Kamis / 09-07-2026, 09:53 WIB
Tarif TransJakarta Naik, Skema Langganan Rp200 Ribu Jadi Alternatif
Kamis / 09-07-2026, 09:49 WIB
Takeru Satoh Bergabung dalam Film Kungfu Soccer Garapan Stephen Chow
Kamis / 09-07-2026, 09:49 WIB
Cara Lewatkan Waktu di Black Flag Resynced
Kamis / 09-07-2026, 09:49 WIB
Serangan Baru AS, 7 Rudal Hantam Jembatan Kereta Iran
Kamis / 09-07-2026, 09:49 WIB
5 Fakta Jelang Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Kamis / 09-07-2026, 09:49 WIB
Kapal Pertamina Pride Berhasil Keluar dari Selat Hormuz dengan Selamat
Kamis / 09-07-2026, 09:49 WIB







