Serangan udara terbaru Amerika Serikat menghantam jembatan kereta api Iran di luar Kota Aqqala, Provinsi Golestan, pada Kamis (9/7) dini hari.

Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan serangan terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat dengan melibatkan tujuh proyektil.

>>> 5 Fakta Jelang Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Ketujuh proyektil diarahkan ke Jembatan Aq Tekeh Khan. Dua di antaranya meledak di jalur kereta api, demikian laporan Al Jazeera.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) merespons serangan ini dan bersumpah akan membalas AS. Namun, IRGC mengabarkan tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut.

Latar Belakang Serangan

Perang AS vs Iran kembali pecah setelah tiga kapal komersial diserang di Selat Hormuz pada Selasa (7/7).

>>> Kapal Pertamina Pride Berhasil Keluar dari Selat Hormuz dengan Selamat

AS menuduh Iran sebagai dalang di balik serangan itu dan dianggap melanggar nota kesepahaman damai yang diteken pada 17 Juni lalu.

Sejak Rabu (8/7) dini hari, ledakan dilaporkan terjadi di berbagai wilayah Iran, terutama di pesisir dekat Selat Hormuz.

>>> Prancis vs Maroko: Ouahbi Yakin Raih Hasil Beda dari Piala Dunia 2022

Lokasi terdampak meliputi Bushehr, Chabahar, Bandar Abbas, Sirik, Jask, dan Pulau Abu Musa. Setidaknya satu orang tewas di Iranshahr.