Shawn Layden, mantan presiden Sony Interactive Entertainment America, menyatakan keyakinannya bahwa game single-player berbasis naratif akan tetap bertahan.

Menurutnya, jenis permainan inilah yang membangun bisnis game dan akan terus menopangnya.

>>> 5 Trik Sederhana yang Membantu Saya Mengontrol Kuota Data Selama Lebih dari Lima Tahun

Dalam wawancara dengan PSI di YouTube, Layden mengatakan, "Saya sangat percaya bahwa game single-player naratif akan tetap ada.

Begitulah cara kami membangun bisnis ini. Itulah yang menopangnya."

Ia menambahkan bahwa game seperti The Last of Us, God of War, Uncharted, dan Ghost of Tsushima menjadi pendorong utama kesuksesan PlayStation.

Layden menekankan bahwa pengalaman bermain terbaik sering kali datang saat pemain tenggelam dalam dunia dan karakter, bukan sekadar bermain daring bersama teman.

>>> Gempa Dangkal M6,4 Kembali Guncang Venezuela

Meski demikian, ia mengakui bahwa game live-service juga memiliki tempat. Helldivers 2, misalnya, sukses besar sejak dirilis dua tahun lalu.

Namun, banyak juga kisah kegagalan live-service, seperti Concord yang ditutup kurang dari dua minggu, dan Destiny 2 yang terus menurun hingga menerima pembaruan terakhir.

Pernyataan Layden muncul sebelum Sony mengumumkan penghentian disk fisik untuk game PlayStation baru pada 2028.

>>> Rudi Margono Ungkap Pesan Jaksa Agung Usai Ditunjuk Gantikan Febrie

Dalam wawancara terpisah, ia menyebut keputusan itu "dramatis" dan dapat memengaruhi pendekatan Xbox serta Nintendo terhadap game fisik.