Piala Dunia 2026 telah menyita perhatian publik Amerika Serikat dengan stadion yang penuh dan rekor pemirsa televisi.

Turnamen ini menjadi ajang multikultural yang semarak di tengah kekhawatiran logistik dan politik sebelumnya.

>>> Lebih dari 50 Kapal Layar dari 21 Negara Hadir di Boston untuk Sail250

Sebelum turnamen, banyak pihak skeptis karena pembatasan perjalanan yang ketat, harga tiket mahal, dan penyesuaian komersial seperti jeda hidrasi.

Namun, data menunjukkan antusiasme luar biasa sejak pertandingan dimulai.

78 pertandingan pertama mencatat rata-rata kehadiran 64.511 penonton, meningkat 10.000 dibanding Piala Dunia 2022.

FIFA melaporkan penjualan 6,5 juta tiket dengan tingkat okupansi stadion 99,7 persen.

Minat tidak hanya datang dari pengunjung internasional, tetapi juga dari basis penggemar domestik yang semakin besar. Rating siaran pun mencapai titik tertinggi dalam sejarah televisi Amerika.

Pertandingan babak 16 besar antara timnas AS melawan Belgia menarik rata-rata 33 juta pemirsa di Fox. Puncak penonton mencapai 41 juta pada 15 menit terakhir.

Jumlah itu melampaui jumlah penonton World Series 2025 dan Game 5 final NBA. Siaran tersebut menjadi siaran sepak bola paling banyak ditonton di satu jaringan dalam sejarah AS.

Penonton AS juga antusias menyaksikan pertandingan non-AS. Laga Inggris melawan Meksiko ditonton 21,7 juta pemirsa di Fox dan 23,2 juta di Telemundo.

Budaya Penggemar dan Akses Streaming

Data Ipsos Sports menunjukkan 40 persen orang dewasa AS aktif mengikuti turnamen melalui media sosial. Seperempat populasi menonton pertandingan di restoran atau bar lokal.

Alex Lawton, penggemar berusia 32 tahun, menonton puluhan pertandingan dan memilih siaran berbahasa Spanyol karena lebih mudah diakses dan lebih murah.