Seorang sersan dari Kantor Sheriff Salem County, New Jersey, didakwa atas kematian dua anjing polisi K-9 yang ditinggalkan di dalam kendaraan patroli tanpa ventilasi yang memadai.

Cody L. Henderson, 41 tahun, menghadapi dakwaan terkait kematian K-9 Boomer dan Rip pada 29 Mei lalu.

Menurut Kantor Jaksa Wilayah Salem County, Henderson menemukan kedua anjing tersebut telah mati di dalam kendaraan polisinya pada sore hari dan membawanya ke rumah sakit hewan di Delaware.

Penyelidikan mengungkapkan bahwa kedua anjing ditinggalkan tanpa pengawasan di dalam kendaraan K-9 selama sekitar tujuh jam saat diparkir di kompleks gedung pengadilan di Salem City.

Kendaraan yang dilengkapi untuk dua anjing itu tidak dalam keadaan menyala, jendela tertutup, dan sistem peringatan darurat yang dirancang untuk melindungi anjing jika kendaraan terlalu panas tidak diaktifkan.

Penyidik juga menyatakan bahwa kandang ber-AC yang tersedia di dalam gedung tidak digunakan.

Kronologi Kejadian

Henderson tiba di tempat kerja pada pukul 08.30 pagi dan memarkir kendaraan K-9 di kompleks pengadilan Salem.

Ia tidak kembali ke kendaraan hingga sekitar pukul 15.30, berdasarkan afidavit yang diajukan bersama dakwaan.

Selama waktu itu, Henderson berada di dalam gedung pengadilan dan tidak memeriksa kondisi anjing-anjing tersebut, menurut rekaman kamera pengawas dan catatan akses gedung.

Hasil nekropsi menunjukkan bahwa kematian Rip dan Boomer kemungkinan besar disebabkan oleh hipertermia atau sengatan panas.

Penyidik tidak menemukan bukti bahwa kerusakan kendaraan atau peralatan berkontribusi terhadap kematian tersebut.

Sistem alarm panas K-9 di kendaraan tidak diaktifkan pada hari itu, meskipun sistem tersebut berfungsi dengan baik.

Alarm panas dirancang untuk membunyikan klakson, menyalakan lampu darurat, menurunkan jendela, dan mengirim peringatan ke perangkat yang dibawa petugas saat suhu di dalam kendaraan terlalu tinggi.