Pengguna Windows 11 melaporkan bahwa fitur Phone Link diduga menyebabkan kebocoran memori (memory leak) yang membuat penggunaan RAM melonjak drastis.

Proses Cross Device Service, komponen di balik Phone Link, dilaporkan mengonsumsi RAM hingga puluhan gigabyte, bahkan mencapai 30 GB pada beberapa kasus.

>>> Taylor Frankie Paul Ajukan Stalking Injunction Terhadap Teman Dakota Mortensen

Seorang pengguna Reddit mengaku bahwa saat bermain game, Cross Device Service tiba-tiba menggunakan sekitar 25–30 GB RAM.

Akibatnya, performa komputer menurun drastis. Task Manager butuh waktu tiga menit untuk terbuka, kecepatan internet turun dari 900 Mbps menjadi 150 Mbps.

Apa Itu Cross Device Service?

Cross Device Service adalah komponen Phone Link yang menangani sinkronisasi antara Windows dan smartphone, seperti notifikasi, clipboard, dan akses foto.

>>> Beyoncé Potong Rambut Jay-Z di Malam Pembuka Konser 30 Tahun 'Reasonable Doubt'

Dalam kondisi normal, layanan ini menggunakan resource sangat kecil. Namun, diduga ada kondisi tertentu yang memicu memory leak sehingga penggunaan RAM terus bertambah.

Laporan serupa sudah muncul sejak 2023, namun Microsoft belum memberikan konfirmasi resmi atau perbaikan khusus.

Sebagai solusi sementara, pengguna disarankan memperbarui Phone Link ke versi terbaru atau menonaktifkannya dari startup jika tidak digunakan.

>>> Jerman Kecam Pencaplokan Israel di Tepi Barat yang Terus Berlanjut

Meski belum diakui Microsoft, banyaknya laporan konsisten menunjukkan bug ini layak diwaspadai, terutama bagi pengguna aktif Phone Link.