League Classic Terdengar Menyenangkan, Tapi Sebagai Veteran 15 Tahun, Saya Bilang: Anda Tidak Menginginkannya
Riot Games akhirnya mengumumkan League of Legends Classic, sebuah mode yang membawa pemain kembali ke era awal MOBA legendaris ini.
Pengumuman ini disambut optimisme oleh komunitas yang merindukan masa-masa sederhana. Namun, seorang veteran yang telah bermain sejak 2011 justru memperingatkan bahwa nostalgia bisa menipu.
>>> Pemerintah Kota Icheon Luncurkan Kontes Webtoon Buatan AI
Veteran tersebut, yang kini berusia awal 30-an, telah menyaksikan berbagai perubahan besar dalam 15 tahun terakhir. Ia mengingat banyak elemen buruk yang sering dilupakan pemain.
AP Master Yi, Garen dengan enam Sunfire Cape, AP Sion dengan stun satu klik, dan sistem Rune lama hanyalah beberapa contoh ketidakseimbangan masa lalu.
Selain itu, ada juga Taric dengan stun satu klik, Urgot lama, Skarner lama, Ryze lama, dan banyak lagi desain yang tidak lebih baik dari versi sekarang.
League of Legends era awal digambarkan sebagai 'Wild West' yang perlahan dibenahi. Meskipun memiliki daya tarik tersendiri, banyak aspek yang justru merusak pengalaman bermain.
Apa yang Hilang dan Apa yang Didapat
Era lama memang menawarkan lebih banyak ruang untuk strategi unik berkat sistem item dan rune yang kurang teroptimasi.
Namun, hal itu juga berarti ketidakseimbangan yang parah.
Jumlah champion yang lebih kecil memungkinkan setiap karakter baru mendominasi, berbeda dengan sekarang yang harus bersaing dengan 173 champion lainnya.
>>> OpenAI Rilis GPT-5.6 Sol, Model AI Terkuat dengan Fitur Multi-Agent
Di sisi lain, League modern memiliki banyak keunggulan. Champion terlihat dan dimainkan lebih baik, dengan lebih banyak peluang untuk counterplay.
Summoner's Rift versi modern jauh lebih indah secara visual. Mode Arena dan ARAM menjadi tambahan yang sangat baik, menggantikan kreativitas yang hilang dari mode inti.
Update Terbaru
Jeline Vandromme Melaju ke Semifinal Grand Est Open 88 di Prancis
Sabtu / 11-07-2026, 22:00 WIB
Danny Green Heran dengan Insiden Bam Adebayo dan Tyler Herro
Sabtu / 11-07-2026, 21:58 WIB
Produser Big Brother Perluas Strategi Casting dengan Alumni Survivor
Sabtu / 11-07-2026, 21:58 WIB
Lane Kiffin Bangun Ulang Roster LSU Lewat Transfer Portal, Putranya Incar Kampus Lain
Sabtu / 11-07-2026, 21:58 WIB
Bam Adebayo Pukul Tyler Herro dalam Insiden di Summer League
Sabtu / 11-07-2026, 21:58 WIB
Pemotongan Dana USDA Trump Hancurkan Petani Kecil Iowa
Sabtu / 11-07-2026, 21:57 WIB
Panduan Memilih HP: Samsung Galaxy A26 5G vs Infinix Note 60 Pro di 2026
Sabtu / 11-07-2026, 21:57 WIB
Putus dari Pewaris LV, Lisa BLACKPINK Dikaitkan dengan Artis Thailand
Sabtu / 11-07-2026, 21:57 WIB
Declan Rice Cs Kembali Latihan, Tuchel Lega Jelang Hadapi Norwegia
Sabtu / 11-07-2026, 21:49 WIB
Bohir Diduga Menghilang, Dokter Tifa Kini Galang Donasi untuk Biaya Sidang
Sabtu / 11-07-2026, 21:49 WIB
Garmin Tumbuh Double Digit di Tengah Perlambatan Ekonomi, Andalkan Tren Lari dan Pasar Perempuan
Sabtu / 11-07-2026, 21:49 WIB
Hasil Sprint Race MotoGP Jerman: Marc Marquez Juara, Kalahkan Alex Marquez
Sabtu / 11-07-2026, 21:45 WIB
Bangun Ekosistem Web3, ANOA Rangkul Komunitas Gaming
Sabtu / 11-07-2026, 21:45 WIB
Bidik Pasar Otomotif Batam, ACC Gelar Carnival dengan Promo Pembiayaan
Sabtu / 11-07-2026, 21:45 WIB







