Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan bantuan pangan tahap kedua berupa beras siap digelontorkan pada Agustus 2026.

Hal ini disampaikan Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa di Jakarta, Selasa (14/7).

>>> Kuda Nil Moo Deng 'Ramal' Final Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris

Bantuan tahap II akan diberikan kepada 33,24 juta penerima. Proses penyaluran direncanakan berlangsung hingga September karena kondisi geografis.

Ketut menjelaskan pihaknya masih menunggu persetujuan anggaran dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari Kementerian Keuangan.

"Kami sudah mengajukan anggaran ke Kemenkeu, sedang di-review. Setelah masuk DIPA, Kepala Bapanas akan mendelegasikan," ujarnya.

>>> Iran Yakinkan Yordania Hanya Gempur Pangkalan AS: Kami Cinta Kalian

Sementara itu, bantuan pangan tahap satu telah tersalur 99,7 persen. Sisanya 0,3 persen terkendala di Papua, Sumatera, dan Sulawesi.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti melaporkan harga beras nasional masih tinggi, mencapai Rp15.499 per kilogram pada pekan kedua Juli 2026.

Sebanyak 128 kabupaten/kota dan 29 provinsi mengalami kenaikan harga beras. Sementara itu, harga beras stabil di Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Banten, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.

>>> 5 Alasan Prancis vs Spanyol Berpotensi Banjir Gol di Semifinal Piala Dunia 2026

Beberapa provinsi mulai mencatat penurunan harga beras, yaitu Jawa Timur, Sumatera Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.