Genom kloroplas Zingiber odoriferum memiliki struktur yang relatif stabil, namun menyimpan wilayah dengan tingkat variasi tinggi yang berpotensi sebagai penanda molekuler.

Peneliti berhasil mengklasifikasikan 238 penanda genetik Simple Sequence Repeats (SSR) untuk penelitian keragaman genetik dan studi populasi.

Gen ycf1, clpP1, dan ndhA juga ditemukan sebagai penanda DNA untuk identifikasi spesies yang lebih konkret.

Irfan menambahkan bahwa data genom kloroplas lengkap ini menjadi pilar penting dalam konservasi berbasis bukti (evidence-based conservation).

Langkah selanjutnya adalah mengintegrasikan genom inti dengan pendekatan multi-omik untuk mendapatkan gambaran utuh keragaman genetik tumbuhan Indonesia.

>>> Anggaran Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun, Menkop: Saya Tak Tahu

"Harapannya, data genom tidak hanya menjadi arsip ilmiah, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam upaya pelestarian spesies yang terancam punah," pungkasnya.